SuaraBatam.id - Nama Amber Heard kembali jadi perhatian saat ia harus berhadapan dengan kesulitan ekonomi untuk melunasi denda sebesar USD15 Juta (Rp222 M) untuk mantan suaminya, Johnny Depp.
Tersiar kabar bahwa salah satu agensi bernama Zen Models menawarinya sebuah kontrak.
Zen Models sendiri berharap bisa mengambil keuntungan dari popularitas Heard dengan menawarkannya sebuah peran dalam film dewasa.
Dilaporkan oleh melalui kanal berita Australia, Pop Topic, bahwa Heard didekati dengan kesepakatan kontrak senilai USD9 juta (Rp133 M) untuk membintangi sebuah film berjudul 'High Voltage'.
“Kami telah menghubungi sekelompok perusahaan produksi film dewasa yang tertarik untuk menawarkan Ms. Heard sebuah kontrak untuk berakting dalam produksi hiburan dewasa," kata Veronica Madarian, Presiden Zen Models, dikutip pada Jumat, 19 Agustus 2022.
Madarian mengatakan juga bahwa agensi miliknya berharap untuk, "Menawarkan Heard sebuah solusi untuk beberapa masalah (bisa jadi masalah keuangan), sementara kami mencari wajah baru untuk film dewasa.”
Hingga saat ini Amber Heard belum mengomentari masalah ini, dan kemungkinan akan terus demikian. Sepertinya dia tidak akan menerima tawaran itu.
Untuk diketahui, Heard hanya menerima kompensasi sebesar USD2 Juta atau sekitar Rp2,96 milliar.
Dana tersebut lantas membuat tabungan Heard hanya menjadi USD10 juta (Rp148 M) saja.
Baca Juga: Muncul Edaran Lowongan Kerja untuk Amber Heard, Gajinya Fantastis
Dan dengan hartanya sendiri, Amber masih kekuarangan biaya sebesar USD5 juta atau sekitar Rp74 miliar untuk melunasi denda yang harus dibayarnya.
Bahkan, dia sempat menjual rumah mewahnya yang laku dengan harga USD1 juta (Rp14,8 M). Ya meskipun begitu, Heard masih utang USD 4 juta lagi untuk dibayarkan ke mantan suaminya.
Belum lagi Heard juga mempunyai kewajiban untuk membayar tim pengacara yang membelanya dalam sidang perceraian dirinya dengan Johnny Depp.
Mengenai kondisinya tim Hops Media pun terkejut ketika membaca sebuah berita dari Marca yang tayang pada 15 Agustus lalu.
Berita Terkait
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Rakyat Nunggak Pajak Kena Denda, Apa Sanksi Jika Pemerintah Gagal Kelola?
-
Ramai-Ramai Mundur, Panselnas Akhirnya Hapus Denda Rp100 Juta Manajer Koperasi Desa Merah Putih
-
Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?
-
Mira Hayati Lunasi Denda Rp 1 Miliar dalam Kasus Kosmetik Bermerkuri
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
Menjangkau Pegunungan Toraja, Mantri BRI Layani Hingga Pelosok
-
Ini Aksi Nyata BRI Peduli Dalam Tingkatkan Kualitas Pendidikan SD di Hari Anak Nasional 2026
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik