SuaraBatam.id - Ayu Laksmi sang pemeran Ibu di Pengabdi Setan 2: Communion curi perhatian.
Di film Pengabdi Setan pertama, Ayu Laksmi juga sudah mencuri perhatian dengan aktingnya yang menawan sekaligus misterius.
Namun dibalik aktingnya itu, Ratu Felisha lawan mainnya di Pengabdi Setan 2 dalam wawancaranya bersama Ernest Prakasa mengungkapkan bahwa Ayu Laksmi punya kepribadian tenang berkat kebiasaannya melakukan meditasi.
Namun, ketenangan itu membawa suasana yang berbeda untuk sekitar. Bahkan, Ratu Felisha pun takut untuk mengajak ngobrol Ayu ketika artis tersebut sudah berkostum peran Ibu.
Ayu Laksmi memiliki nama lengkap I Gusti Ayu Laksmiyani. Ia lahir pada 25 November 1967 yang usianya kini yakni 54 tahun. Ayu Laksmi merupakan aktris, penyanyi, penari, dan penulis lagu asal Indonesia. Ia lahir di Singaraja, Bali, Indonesia.
Sejak kecil, Ayu tumbuh di lingkungan keluarga yang menyukai kesenian, khususnya seni musik. Ayu Laksmi telah mengenal dunia hiburan sejak usia 4 tahun. Ia mulai aktif terlibat dalam festival seni skala lokal, nasional dan internasional.
Kehidupan Karir dan Prestasi
Tak hanya berperan sebagai penyanyi, penari, dan penulis lagu asal Indonesia, ternyata Ayu juga memiliki prestasi dalam bidang tersebut. Ia dinominasikan dalam beberapa penghargaan seperti Piala Citra Festival Film Indonesia dalam perannya di Sekala Niskala, Bumi Manusia, dan Under the Tree.
Baca Juga: Profil Ayu Laksmi Pemeran Ibu di Pengabdi Setan 2, Pernah Jadi Lady Rocker!
Tahun 1983 hingga 1991, Ayu mulai berpartisipasi dalam singing contest atau festival seperti BRTV. Ia juga dikenal sebagai Lady Rocker saat remaja. Ayu mulai dikenal sejak menjadi juara BRTV di tingkat Provinsi Bali tahun 1983 dalam kategori trio bersama Ayu Weda dan Ayu Partiwi dalam Trio Ayu Sisters.
Di tahun yang sama, ia meraih penghargaan Juara III dan sekaligus Trio dengan penampilan terbaik BRTV di tingkat Nasional.
Pada tahun 1989, Ayu turut berperan dalam album kompilasi Indonesia’s Top 10 dengan single “Tak Selalu Gemilang” ciptaan Didi AGP, soundtrack film Catatan Si Boy dan “Hello Sobat” ciptaan Harry Sabar.
Pada 1991, ia merilis albumnya sendiri dengan judul “Istana yang Hilang”. Tahun 1995 hingga 1997, Ayu bergabung dengan kumpulan band terkenal di Bali Tropical Transit.
Pada 2002, Ayu meramaikan pentas musik Indonesia dengan menggabungkan budaya timur da modern. Ayu juga saat itu terlibat dalam program Bali for the World.
Pada 2004, ia bergabung kembali dengan Tropical Transit. Kemudian pada 2010, ia mengundurkan diri dari perkumpulan musik dan meluncurkan album Svara Semesta.
Berita Terkait
-
Kuntilanak Malam Ini di ANTV: Masterpiece Film Horor Indonesia
-
Review Tiba-Tiba Setan: Ratu Felisha Kayaknya Wajib Main Film Komedi Lagi
-
Antara Teror dan Tawa: Film Tiba-Tiba Setan Siap Tayang 16 April 2026
-
Pengabdi Setan 2: Communion, Teror Mencekam di Rusun Tua, Malam Ini di Trans 7
-
Ambisi Jadi Duo Kadir - Doyok Baru, Oki Rengga dan Lolox Berduet di Film Tiba-Tiba Setan
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan