SuaraBatam.id - Cinepolis Mall Botania 2 Batam mulai memutarkan film Pengabdi Setan 2 : Communion sejak rilis Kamis (4/8/2022) kemarin.
Film besutan Joko Anwar ini secara reguler di lima studio di bioskop tersebut.
Untuk setiap harinya, film Pengabdi Setan 2: Communion di Cinepolis Mal Botania 2 Batam diputar pada pukul 10:00 10:30 11:00 11:30 12:30 13:00 13:30 14:00 15:00 15:30 16:00 16:30 17:30 18:00 18:30 19:00 19:15 20:00 20:30 21:00 21:30 21:45.
Dengan harga tiket pada Weekday Rp 35 ribu Senin sampai Kamis, dan akhir pekan Jumat Rp 40 ribu Sabtu sampai Minggu Rp 45 ribu.
"Managemen memilih untuk memutar reguler di lima studio, salah satu alasannya adalah agar masyarakat dapat menikmati film dengan tetap menegakkan protokol kesehatan. Jadi tidak menimbulkan kepadatan," ungkap Cinema Manager Cinepolis Batam, Andi Ferdinan Sirait, Jumat (5/8/2022).
Andi juga menambahkan, selama Pengabdi Setan 2: Communion tayang di Cinepolis, pihaknya juga menyediakan stand khusus yang dilengkapi dengan cosplay.
"Ada cosplay ibu di sini, jadi bisa sekaligus mengabadikan momen sebelum atau setelah menonton Pengabdi Setan 2," lanjutnya.
Cinepolis juga memberikan pengalaman menonton film dengan dukungan fasilitas berkelas tentunya merasakan pengalaman yang berbeda saat menonton film Pengabdi Setan 2: Communion di bioskop ini.
"Seperti tampilan gambar yang lebih terang, suara audio yang dahsyat, hingga teater dengan jarak pandang terbaik," jelasnya.
Baca Juga: Ratu Felisha Jadi Trending Topic Setelah Bermain di Pengabdi Setan 2, Ini Profilnya
Untuk diketahui, Pengabdi Setan 2: Communion yang resmi rilis di seluruh bioskop tanah air pada Kamis kemarin, berhasil ditonton sebanyak 501.171 atau setengah juta lebih penonton di hari pertama penayangan.
Joko Anwar pada film ini menawarkan alur cerita horor namun tetap bisa dinikmati karena tidak hanya sekedar menampilkan jumpscare.
Film Pengabdi Setan 2: Communion memang digarap secara serius, secara sinematografi dan estetika dalam film dipastikan lebih baik dari yang pertama.
Sang Sutradara Joko Anwar mengaku dalam film ini menawarkan sensasi dan pengalaman horor baru dalam film yang bakal bikin bulu kuduk merinding ini.
Film ini menceritakan peristiwa beberapa tahun setelah penyelamatan dari kejadian mengerikan yang dialami keluarga Rini hingga mereka kehilangan ibu dan si bungsu Ian.
Joko Anwar juga menjanjikan, penonton akan merasakan seperti pengalaman berbeda saat menyaksikan film Pengabdi Setan 2, dan mengaku menciptakan sebuah wahana yang benar-benar seru.
Berita Terkait
-
Pupuk Indonesia Bidik Investasi Rp10 Triliun untuk Pengembangan Ammonia Hub di Batam
-
Ditopang Bisnis Film, Emiten RAAM Pangkas Kerugian
-
PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan
-
Polda Kepri Resmi Larang Personel Gunakan Rokok Elektrik
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi