SuaraBatam.id - Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) tahun 2022 tetap dilaksanakan di Kepulauan Riau.
Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau telah memberikan izin kepada masyarakat untuk merayakan hari jadi Indonesia tersebut.
"Silakan, tapi tetap patuhi protokol kesehatan, terutama pakai masker," kata Juru Bicara Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Riau Mochammad Bisri di Tanjungpinang, Rabu, dikutip dari Antara.
Ia mengatakan bahwa protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 juga akan diterapkan pada pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2022.
Menurut dia, hanya anggota pasukan pengibaran bendera pusaka dan pemimpin upacara yang boleh tidak memakai masker pada pelaksanaan upacara. Para tamu undangan dan warga yang menyaksikan jalannya upacara diminta tetap mengenakan masker.
Upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 2022 tingkat Provinsi Kepulauan Riau akan dipusatkan di Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang.
"Satgas COVID-19 juga menyepakati tak ada pembatasan peserta pada upacara 17 Agustus 2022," kata Bisri.
Menurut data Satuan Tugas, pada 3 Agustus 2022 jumlah penderita COVID-19 yang masih menjalani karantina di Kepulauan Riau sebanyak 103 orang, yang tersebar di Kota Batam (37 orang), Kota Tanjungpinang (54 orang), Kabupaten Bintan (6 orang), dan Kabupaten Karimun (6 orang). Kabupaten Lingga, Kabupaten Anambas, dan Kabupaten Natuna tercatat sudah nol kasus aktifnya.
"Kasus aktif cenderung naik belakangan ini, tapi tingkat angka kesakitan sangat rendah," kata Bisri.
Baca Juga: Rusak Parah, BP Batam Ajukan Anggaran Perbaikan Jalan di Kabil karena Belum Diperbaiki Pemprov
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau itu mengemukakan, warga yang tertular COVID-19 tetapi tidak mengalami gejala sakit atau hanya mengalami gejala ringan cukup menjalani isolasi mandiri di rumah.
"Kalau ada gejala seperti demam, batuk, hingga flu segera konsultasi dengan layanan kesehatan terdekat, seperti puskesmas," demikian Mochammad Bisri. [antara]
Berita Terkait
-
PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan