SuaraBatam.id - Warga Perumahan Baloi Kusuma Indah mengenai keberadaan tower telekomunikasi milik Indosat akhirnya membuahkan hasil.
Saat ini tower tersebut direncanakan akan dilakukan pembongkaran pada September mendatang.
Hal ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Komisi I DPRD Batam pada, Senin (1/8/2022).
"September mendatang rencananya akan kami lakukan pembongkaran," jelas perwakilan Perusahaan PT Centratama, Budi Haryanto dalam rapat tersebut.
Terkait teknis pembongkaran tower telekomunikasi ini, Budi juga menyebutkan akan kembali melakukan mediasi dengan perangkat RT/RW, terutama di dalam pembahasan keamanan bagi warga selama pembongkaran.
"Untuk teknis terutama dari sisi keamanan pengerjaan pembongkaran. Kami akan berdiskusi kembali dengan perangkat RT/RW," lanjutnya.
Sementara Kepala UPT Pengawasan Gedung dan Menara Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Batam, Dicki menjelaskan, kontrak tower yang dikelola PT Central Tama Tower, memang akan habis pada 2022 mendatang.
"Sampai 2022, masih terbayar untuk retribusi 2021, kalau retribusi 2022 kan pembayarannya pada tahun 2023 nanti," terang Dicki.
Desakan terkait pembongkaran ini juga disampaikan oleh Ketua Komisi I, Lik Khai dikarenakan masa sewa tower tersebut sudah habis, maka PT Central Tama Tower Indonesia (Menara Indosat).
"Paling lambat tanggal 30 September 2022 sudah selesai," tegasnya.
Untuk diketahui, keluhan terkait keberadaan tower Indosat ini dikeluhkan akibat ketakutan akan radiasi yang ditimbulkan, terutama sejak kontrak diketahui telah berakhir pada 2020 lalu.
"Tahun 2020 kemarin aturannya kontrak tower di lahan ini sudah habis. Warga setempat pun meminta agar tower ini segera dibongkar karena efeknya kami rasa cukup berbahaya," katanya
Selain itu, kondisi tower tersebut sudah mulai usang dan cukup mengkhawatirkan mengingat usianya yang sudah tua.
"Takutnya ini tumbang atau besi-besi bangunan ini jatuh. Kan, itu sangat berbahaya," katanya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
XL Axiata Pastikan Jaringan 3G Dimatikan Akhir Tahun Ini
-
Bikin Merinding! Jatuh dari Tower Setinggi 52 Meter, Seorang Teknisi Tewas Mengenaskan
-
Naik Tower Perbaiki Jaringan, Rifai Jatuh Dari Ketinggian 50 Meter, Begini Kondisinya
-
Turyapada Tower yang Akan Dibangun di Bali Diklaim Lebih Tinggi dari Menara Eiffel
-
Deretan Fakta Pembongkaran Makam Brigadir J, Ibunda Menangis hingga Organ Tubuh Dibawa ke Jakarta
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen