SuaraBatam.id - Momen haru seorang ayah yang mengantarkan buku dan uang saku untuk anaknya baru-baru ini viral di media sosial.
Bagi sebagian orang, mengantarkan buku dan uang saku mungkin hal yang biasa.
Tapi, perjuangan ayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) ini berbeda karena melewati jarak yang sangat jauh.
Alhasil, saat bertemu dengan anaknya dengan membawa buku dan uang saku sebanyak Rp100 ribu, ia pun menangis haru.
Dikutip dari akun Instagram @statusfakta, terlihat seorang ayah tampak berada di sebelah anaknya yang memakai seragam SMA dengan raut wajah penuh keharuan.
Ia kemudian menyerahkan buku dan uang saku kepada anaknya sembari memeluknya.
Keduanya pun larut dalam tangis yang mengharukan bagi para warga yang melihatnya di lokasi kejadian.
Video viral setelah diunggah oleh akun Rini Mujiran Ola.
Dalam keterangannya, ia menjelaskan jika perjalanan yang ditempuh sang ayah tidak mudah, karena melewati gunung hingga bukit.
Menurut pengunggah, sang ayah berasal dari kampung Lenang di Pantai Utara, Kecamatan Mamboro, Kabupaten Sumba Tengah, NTT.
Sementara, sang anak bersekolah di SMAN 1 Umbu Ratu Nggay Barat, di Kabupaten Sumba Tengah.
"Salut dengan bapaknya, di sela kesibukan pribadinya bpk tsb meluangkan waktu untuk mengantarkan beberapa buah buku dan uang jajan Rp100.000 kpd putranya, Bpk tsb berasal dr Lenang sebuah kampung yg terletak di Pantai Utara Kec. Mamboro Kab. Sumba Tengah Provinsi NTT," tulis keterangan video tersebut.
"Sementara putranya bersekolah di SMAN 1 Umbu Ratu Nggay Barat Desa Maderi Kec.Umbu Ratu Nggay Barat, Kab. Sumba Tengah. Jarak ini bukanlah jarak yang dekat untuk ditempuh," tambahnya.
Menurut penelusuran Suara.com, jarak tersebut ditempuh sekitar 50 jam dengan jarak 1.600an Km.
Sontak, aksi sang ayah pun mendapat beragam respons dari warganet yang mengaku terharu dengan perjuangan sang ayah.
Berita Terkait
-
Detik-Detik Mobil Nyangkut di Rel Kereta Api, Petugas Gerak Cepat Cegah Tabrakan
-
Warganet Temukan Barang Mencurigakan saat Beli Mie Ayam Gerobak
-
Viral, Video Jeje Slebew Jalan Sendirian Tanpa Ada Pengawalan, Netizen: Kasus Ade Londok Kembali Terulang
-
Sadis! Satu Pemuda Tewas Diserang Gangster Di Jalan Haji Nawi Jaksel, Polisi Buru Komplotan Pelaku
-
Dicap Sombong saat Diajak Foto, Jeje Slebew Gelar Jumpa Pers Ungkap Permohonan Maaf
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur