SuaraBatam.id - Sebanyak 12 mobil sport diduga diseludupkan dari Singapura ke Batam. Terminal khusus (tersus) galangan kapal disebut sebagai lokasi masuknya mobil sport bodong itu.
Terkait pemberitaan ini, pihak Kantor Syahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Batam tak banyak bicara.
Humas KSOP Batam, Anina enggan dijumpai wartawan. Ia hanya melayani pertanyaan lewat secarik kertas via staf yang bertugas.
"Sesuai PP.41 tahun 2021 merupakan wewenang BP Batam," tulis Anina, Selasa (19/7/2022), melansir Batamnew--jarigan suara.com.
Terkait pengawasan, Anina menyebutkan jika pengawasan bongkar muat barang ekspor dan impor di Batam berada di Kantor Bea Cukai Batam. "Itu tupoksinya Bea dan Cukai," tulisnya.
Sebelumnya, sebanyak 12 mobil selundupan masuk ke Batam dari Singapura diduga diangkut menggunakan sebuah kapal Kayu.
Kapal tersebut masuk ke terminal khusus (tersus) yang berada di galangan kapal di wilayah Sagulung, Batam.
Hingga saat ini belum diketahui apa izinnya kapal tersebut masuk ke Batam dan langsung menuju terminal khusus yang berada di galangan tersebut. Kapal melakukan bongkar muat mobil selundupan itu.
Baca Juga: Cuaca Batam Makin Panas, BMKG Sarankan Masyarakat Konsumsi Air Putih Agar Terhindar Dehidrasi
Berita Terkait
-
PBB Soroti Eksekusi Mati Kasus Narkoba di Singapura, Dinilai Tak Sejalan dengan HAM
-
Selat Malaka Punya Siapa? Indonesia Tidak Bisa Sembarangan Tarik 'Tol Laut' Seperti Ide Purbaya
-
Isi Lengkap Candaan Menkeu Purbaya soal Selat Malaka yang Bikin Malaysia dan Singapura Berang
-
Siapa Penguasa Selat Malaka? Malaysia-Singapura Tolak Ide Purbaya Pajaki Kapal
-
Rupiah Hari Ini Menguat Tipis ke Rp17.284 per Dolar AS
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir hingga Teras
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Fokus ESG, BRI Perkuat Peran Keuangan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Perempuan BRI Bersinar, Tiga Penghargaan Diraih di Ajang Infobank 2026
-
Pemprov Kepri Investigasi Kasus Ratusan Siswa Keracunan MBG di Anambas