SuaraBatam.id - Seorang pria berusia 45 tahun diduga menghasut kekerasan terhadap Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, yang dimuat pada komentar di media sosial.
Ia sudah diamankan polisi, Jumat (8/7/2022). Polisi mengatakan mereka menerima laporan sekitar pukul 15:10 pada hari Jumat mengenai ancaman menghasut kekerasan terhadap Perdana Menteri.
Ancaman itu dibuat dalam komentar di halaman Facebook CNA yang memposting tentang penembakan mantan perdana menteri Jepang Shinzo Abe.
Melalui penyelidikan lanjutan, petugas dari Divisi Kepolisian Pusat menetapkan identitas pengguna Facebook.
Pria itu ditangkap dalam waktu lima jam setelah laporan itu, kata polisi, seraya menambahkan bahwa sebuah laptop, tablet, dan empat ponsel disita.
Investigasi polisi sedang berlangsung.
Siapa pun yang dihukum karena pelanggaran membuat atau mengomunikasikan catatan elektronik apa pun yang berisi hasutan untuk melakukan kekerasan menghadapi hukuman penjara hingga lima tahun, denda, atau keduanya.
"Polisi tidak akan memaafkan tindakan apa pun yang menghasut kekerasan di Singapura."
Berita Terkait
-
Catat Tanggalnya! CORTIS Siap Tampil di F1 GP Singapura 2026 Mendatang
-
Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta
-
BBM di Indonesia Lebih Murah dari Singapura, tapi Apakah Lebih Terjangkau?
-
Rayu Investor Global di Singapura, Pramono Anung: Jakarta Terbuka bagi Investasi Hijau
-
Singapura Buka Suara soal Aturan Ekspor Satu Pintu Danantara Sumberdaya Indonesia
Terpopuler
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
Pilihan
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
-
Kompak Turun: Ini Harga BBM di Pertamina hingga Shell
-
Hakim Andi Sebut Nadiem Makarim Seharusnya Dibebaskan
Terkini
-
Perkuat Ketahanan Ekonomi Purna PMI, BRI Peduli Gelar Pelatihan Wirausaha di Cirebon
-
Blackout di Kawasan Industri Batamindo: Aktivitas Lumpuh, Karyawan Libur Massal
-
Isu Data SPMB Bocor, Pemkot Batam Minta Orangtua Tak Panik: Pendaftaran Aman
-
Data SPMB Batam Diduga Bocor, Peneliti Anonymous Sudah Ingatkan Jauh Hari
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang