SuaraBatam.id - Rupiah hari ini terus tertekan terhadap dolar AS, sedikit lagi menyentuh level Rp15.000 per dolar AS pada Kamis, 7 Juli 2022, seperti dilansir dari Wartaekonomi.
Hal tersebut disebabkan oleh kebijakan moneter The Federal Reserve (The Fed) yang agresif dalam memerangi inflasi AS.
Risalah pertemuan kebijakan moneter Juni menunjukkan bahwa The Fed tegas untuk memperketat kebijakan moneter meski ada risiko perlambatan pertumbuhan ekonomi.
Hingga saat ini, rupiah mencatatkan koreksi -0,40% ke level Rp14.994 per dolar AS. Rupiah juga ambruk melawan dolar Australia (-0,95%), poundsterling (-0,65%), dan euro (-0,60%).
Tak hanya itu, tekanan membuat rupiah menjelma sebagai mata uang paling lemah di Asia. Rupiah keok atas won (-0,96%), dolar Singapura (-0,65%), yen (-0,56%), yuan (-0,54%), dolar Hong Kong (-0,42%), baht (-0,31%), ringgit (-0,18%), dan dolar Taiwan (-0,12%).
Berita Terkait
Terpopuler
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- Harga Sepeda Lipat Entry Level Terbaik Berapa? Ini 5 Rekomendasinya di Tahun 2026
- 3 HP Infinix Murah dengan Fast Charging 33W, Mulai Rp2 Jutaan
- Viral Pemblokiran Rekening Warga di Bank Mandiri, Bagaimana Regulasinya?
Pilihan
-
Rumor Jadi Kutu Loncat ke PSI, Ini Respon Menohok Dedi Mulyadi
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
Terkini
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset