Menurutnya, DKPP Bintan sebagai Organisasi Perangkat Daerah yang melaksanakan urusan kesehatan hewan, pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak panik, karena penyakit ini tidak menular ke manusia (bukan zoonosis).
Meski demikian, penyakit ini sifatnya mudah menular dan berbahaya bagi hewan lainnya. Sehingga, para peternak diimbau segera melaporkan ke petugas jika ditemukan kasus PMK.
"Kami harap peternak hewan untuk meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan biosecurity yang ketat. Utamanya, selalu menjaga kebersihan kandang. Jika ditemui gejala tersebut, segera lakukan isolasi ternak dan laporkan kepada Dokter Hewan Dinas dan pejabat Otovet Kabupaten Bintan untuk mendapatkan arahan dan petunjuk lebih lanjut," ujarnya.
Kepala Karantina Pertanian Tanjungpinang Raden Nurcahyo Nugroho, mengatakan pemeriksaan sapi dan kambing di Tanjungpinang dan Bintan merupakan tugas bersama Satgas PMK. Pengawasan terus dilakukan hingga Hari Raya Idul Adha.
Selain itu, kata Raden, khusus di Tanjungpinang dan Bintan hewan kurban yakni sapi dan kambing memang didatangkan dari Kabupaten Natuna dan Anambas yang nihil kasus PMK.
"Sejauh ini belum ditemukan pada hewan seperti sapi dan kambing yang terpapar PMK di Tanjungpinang dan Bintan. Namun setelah di Kota Batam terdeteksi PMK, tentu kami meningkatkan pengawasan dan pemeriksaan," pungkasnya.
Kontributor : Rico Barino
Berita Terkait
-
Isu Pratikno Mundur Kembali Berembus, Mensesneg: Sakit Aja Nggak
-
Massa Petani Tembakau Gelar Aksi di Kemenko PMK, Desak Pembatalan Aturan PP 28/2024
-
Tekan Biaya Produksi, Pemerintah Resmi Beri Bea Masuk 0 Persen untuk Sektor Ini
-
Prabowo Guyur Insentif Baru, Bea Masuk Impor MRO dan LPG Dipangkas Jadi 0%
-
Ajak Istri dan Anak Kunker Ke New York, Apakah Menteri PU Langgar Aturan Menkeu?
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset
-
Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo 2026 Torehkan Rekor MURI
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli