SuaraBatam.id - Puluhan massa aksi yang tergabung dalam Brigade Nusantara (Brinus) Kota Batam, menggelar aksi unjuk rasa di depan Holywings Batam, Selasa (28/6/2022).
Aksi berlangsung pada pukul 21.00 WIB, sebelum Ariel dan Band Noah tampil di Bar yang berlokasi di Harbourbay Batam tersebut.
Aksi tersebut kemudian membubarkan orang tak dikenal (OTK) tepat saat masa Brigade Nusantara melantunkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
"Tapi yang kami sangat sayangkan adalah kenapa mereka tepat kami menyanyikan lagu Indonesia raya. Itu adalah lagu kebangsaan," Kata Ketua Brinus Batam, Edi Asmara saat ditemui di tempat terpisah, Selasa (28/6/2022) malam.
Ketua Brinus Batam, Edi Asmara menyayangkan sikap OTK yang disebutnya preman itu bagian dari manajemen Holywings Batam itu.
"Saya mendapat informasi bahwa manajemen menyewa orang untuk menghalangi aksi kami," lanjutnya.
Tidak hanya menghalangi, massa dari orang sewaan tersebut juga sudah berniat untuk melakukan aksi kekerasan terhadap massa aksi.
Di mana aksi yang dilakukan oleh Brinus, diakuinya hanya aksi damai guna menyampaikan dua poin tuntutan.
Diantaranya, meminta Holywings Batam meminta maaf secara terbuka kepada masyarakat atas promosi kontroversi.
Baca Juga: Rusuh di Depan Holywings Batam: Woi, Bubar Kalian
Serta menuntut Pemko Batam untuk mencabut izin operasional Holywings apabila tidak melakukan permintaan maaf.
"Kami hanya ingin menyampaikan dua poin tuntutan. Tapi pihak manajemen kami duga menyewa oknum preman hanya untuk melakukan kekerasan. Mereka saat mendatangi kami, sudah membawa balok dan mencoba memukul kami. Untuk itu kami memilih mundur," terangnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Dugaan Pencurian Ayam di Bali Renggut Nyawa, DPR: Literasi Hukum Masyarakat Harus Ditingkatkan
-
Demo Desak Penahanan Febrie Adriansyah di Kejagung Berujung Ricuh
-
Paradoks Belanja Iklan Rp60 Triliun: Pesta Pora Korporasi dan Senjakala Media Massa
-
Kartelisasi Politik dan Urgensi Gerakan Massa Melawan Dominasi Kekuasaan
-
Sengketa Lahan 2,4 Hektare Memanas di Jakarta, Massa Desak Dugaan Mafia Tanah Diusut
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Jamin Keaslian dan Garansi Resmi, Pastikan Beli Mesin Cuci LG Online Original Hanya Di Blibli
-
Pulihkan Pesisir, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove di Karawang
-
Menjangkau Pegunungan Toraja, Mantri BRI Layani Hingga Pelosok