SuaraBatam.id - Tamara Bleszynski tak menyangka hotel peninggalan ayahnya di kawasan Cipanas, Jawa Barat dijadikan jaminan utang pada 2020.
Dia bingung lantaran harus menanggung utang dan khawatir akan kondisi anaknya.
Tamara mengaku selama ini tak dilibatkan dalam pengelolaan hotel dan tak menerima hasilnya.
Mengetahui hal itu, Tamara Bleszynski membuat laporan polisi terkait dugaan penggelapan aset di Polda Jawa Barat pada 6 Desember 2021 lalu.
"Kebetulan saya di Bali mengurusi anak saya, saya sama sekali enggak tahu ini, dan kami tidak mendapatkan hasilnya itu. Itu pun saya masih sabar tapi setelah berhutang lagi saya khawatir kalau ada apa-apa sama saya gimana dengan anak saya," ujar Tamara, dikutip dari kanal Youtube Warkop Jurnalis, Kamis, 23 Juni 2022.
Tamara Bleszynski sendiri mewarisi saham 20 persen dari ayahnya yang meninggal dunia pada tahun 2001.
Awalnya, dia tidak mempermasalahkan kasus ini karena percaya bahwa kelak dia akan dilibatkan menjadi salah satu pemegang saham resmi.
Mirisnya, dia malah mendapati hotel warisan sang ayah menjadi jaminan utang oleh para pengelola hotel tanpa tahu kondisi keuangan perusahaan.
Tak dilibatkan selama 19 tahun, Tamara Bleszynski akhirnya melaporkan dugaan kasus penggelapan aset tersebut.
Baca Juga: 5 Fakta Kasus Aset Ayah Tamara Bleszynski Digelapkan: 19 Tahun Tak Pernah Diundang RUPS
"Kenapa selama 19 tahun diam saja, karena saya berpegangan cinta kasih. Saya merasa orang pasti akan berubah jadi baik atau ada iktikad baik," jelas Bleszynski.
"Menurut saya sudah sangat keterlaluan, sangat tidak manusiawi," imbuhnya sambil menahan tangis.
Artis 47 tahun ini berharap mendapatkan keadilan karena dia tak mau menanggung hutang orang lain yang tak diketahuinya.
Berita Terkait
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Pemegang Kupon Siap-siap, Medco Energi Mau Lunasi Obligasi Rp600 Miliar
-
SMF: Cadangan Devisa Menipis, Pilihan Pemerintah Tinggal Pangkas Belanja atau Utang
-
Pemerintah Punya Tiga Opsi Hadapi Tekanan Fiskal, Salah Satunya Tambah Utang
-
Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant