SuaraBatam.id - Iko Uwais diperiksa selama 2 jam dan dicecar 14 pertanyaan oleh pihak kepolisian terkait dugaan pengeroyokan yang dilaporkan oleh Rudi, seorang desainer interior, Jumat, 17 Juni 2022 malam.
Melansir hops.id, status dari Iko Uwais sendiri menurut keterangan dari Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Ivan Adhitira, masih sebagai saksi.
Polisi masih perlu mendalami keterangan yang disampaikan Iko Uwais.
"Untuk saudara Iko dan Firmansyah statusnya masih saksi," kata Kompol Ivan Adhitira dikutip Hops.id dari kanal Youtube cumicumi pada Sabtu, 18 Juni 2022.
Setelah dilakukan pemeriksaan, Iko Uwais mengaku dirinya akan sangat terbuka untuk berdamai.
Iko Uwais mengklaim sebagai orang yang cinta damai. "Saya cinta damai. Saya sangat terbuka untuk berdamai dengan siapapun," tegas Iko Uwais.
Iko Uwais mendapatkan dukungan dari sang istri, Audy Item yang tidak pernah lelah untuk menyemangatinya dengan penuh cinta.
Saat suaminya menjalani pemeriksaan, Audy Item mengunggah foto sebuah pernyataan resmi berjudul "Iko Uwais: Saya Difitnah, Saya Diserang, dan Saya Dilaporkan" di akun Instagramnya.
"Salam hormat, semoga kita semua diberi kesehatan," tulis Audy dalam akun Instagram @audyitem yang dikutip pada Sabtu, 18 Juni 2022.
Baca Juga: Iko Uwais Irit Bicara Usai Jalani Pemeriksaan di Polisi
Atas unggahannya, dia pun banyak mendapat komentar berisi dukungan dan doa agar masalah tersebut cepat selesai.
“Tuhan jaga kalian,” tulis Ina Thomas.
“Semoga masalahnya cepat selesai yah,” tambah Jenny Heryanto.
“Semoga cepat terselesaikan ya,” tulis Cathy Sharon.
Sebelumnya, Iko Uwais dilaporkan oleh Rudi terkait dugaan pengeroyokan dengan nomor registrasi LP/B/1737/VI/2022/SPKT: Sat Reskrim/Polres Metro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya.
Tak terima dan merasa difitnah, pria 39 tahun itu lantas melaporkan balik Rudi ke Polda Metro Jaya, atas dugaan pencemaran nama baik dan penganiayaan.
Berita Terkait
-
Keroyok Pemotor Gunakan Batu, Polisi Ringkus 3 Pak Ogah di Tubagus Angke Jakarta Barat
-
Merangkak Pulang dari Semak Belukar: Kisah Nenek Saudah Korban Perlawanan terhadap Mafia Tambang?
-
Film Timur: Misi Penyelamatan Sandera di Hutan Papua, Taruhan Nyawa Demi Harga Diri!
-
Tompi, Iko Uwais hingga Melaney Ricardo Kumpul di Istana Gibran, Cuma Bahas Bencana Sumatra?
-
Review Film Timur: Aksi Intens dan Cerita Emosional di Tanah Papua
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar