SuaraBatam.id - Satu calon jamaah haji dari Embarkasi Hang Nadim Batam dinyatakan gagal diberangkatkan karena sedang hamil.
"Satu jamaah gagal berangkat, jamaah asal Tanjungpinang umurnya 31 tahun karena sedang hamil," terang Ketua PPIH Embarkasi Hang Nadim Batam, Mahbub saat ditemui, Rabu (15/6/2022).
Kata dia, calon haji yang gagal berangkat tersebut akan masuk dalam daftar prioritas untuk tahun berikutnya sambil menunggu kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi.
Selain itu, menurut Mahbub, ibadah haji merupakan salah satu ibadah fisik, yang membutuhkan stamina kuat selama menjalankannya.
"Sebab ibadah haji ini cukup besar resikonya, terutama ketika di Arafah Musdalifah dan Mina itu semua outdoor. Jadi mungkin pertimbangan itu pihak kesehatan tidak mengizinkan dan otoritas Saudi juga tidak mengizinkan khawatirnya nanti kalau kejadian seperti keguguran itu yang kita hindari," lanjutnya.
Sebanyak 446 Jamaah Calon Haji (JCH) dari Kepulauan Riau, resmi berangkat dari Embarkasi Hang Nadim Batam, dan dilepaskan langsung oleh Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dari Asrama Haji, Batam Center.
Pelepasan ratusan calon Haji ini berlangsung sejak pukul 06.00 WIB, Rabu (15/6/2022) pagi dan berlangsung secara khidmat.
Mahbub menambahkan, mengenai data jemaah haji yang berangkat dari Embarkasi Batam berjumlah 449 jemaah dengan rincian ada 19 CJH asal Anambas, 76 CJH asal Karimun, 95 CJH asal Tanjungpinang, ada 34 CJH asal Bintan, ada 19 CJH asal Lingga, ada 46 CJH asal Natuna dan 157 CJH asal Batam.
Pihaknya mengimbau agar para calon jemaah menjaga kondisi kesehatannya sebab kondisi cuaca di Arab berbeda dengan di Batam.
Baca Juga: Ria Ricis Insecure Muncul Jerawat Selama Hamil, Penyebabnya Tak Cuma karena Naiknya Kadar Hormon
"Di sama itu hampir 40 Drajat panas sekali. Perbanyak minum air selain menjaga Prokes," pintanya.
Sementara itu, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad meminta doa kepada JCH Kepri untuk kesejahteraan bangsa Indonesia, khususnya untuk Provinsi Kepri agar setiap kepala daerah di masing-masing kabupaten/kota dapat diberikan petunjuk dan amanah dalam menjalankan tugasnya.
"Untuk kepri, kita minta doa agar pemimpinnya di berikan petunjuk yang baik supaya bisa menjaga amanah dan menjalankan tugas dengan baik," Kata Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.
Selain itu, secara pribadi Ansar memberikan uang saku kepada setiap JCH Kepri sebesar Rp100 ribu.
"Tadi secara pribadi saya juga ada menitipkan Rp100 ribu rupiah untuk jamah haji. Mudah-mudahan bisa digunakan sekedar minum teh kopi di perjalanan," ujar Ansar.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Resmikan Kantor PPID, Mendagri: Peluang Pasarkan Produk Kerajinan Daerah
-
Tutup Rakernas XVII APKASI, Mendagri Ajak Kepala Daerah Atasi Persoalan Bangsa
-
Kejari Batam: Kasus TPPO dan PMI Ilegal Marak, Lima Hingga Sepuluh Perkara Tiap Bulan
-
Sempat Disembunyikan, Ini Potret Baby Bump Hanggini yang Siap Jadi Ibu!
-
Hanggini Umumkan Kehamilan Anak Pertama Setelah 2 Tahun Menikah
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen