SuaraBatam.id - Kasus pembuangan janin bayi kembali terjadi di Batam, Kepulauan Riau. Ironisnya, temuan janin bayi ini ditemukan di tempat pembuangan sampah Bandara Internasional Hang Nadim, Senin (13/6/2022) kemarin.
Kapolsek Kawasan Bandara Hang Nadim Batam, Iptu Kumala Enggar Anjarani, mengatakan temuan janin ini diketahui oleh para petugas kebersihan Bandara, saat melakukan pemisahan sampah sebelum dibawa ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Petugas kebersihan tersebut diakuinya terkejut, saat akan mengangkat sampah, dan menemukan sebuah plastik yang berisi janin tersebut.
"Janin itu ditemukan kemarin, saat petugas memisahkan sampah sebelum dibawa ke TPA. Saat mengangkat sebuah plastik, tiba-tiba janin tersebut terjatuh," ungkapnya saat dihubungi, Selasa (14/6/2022).
Kemudian, petugas kebersihan itu melaporkan kejadian tersebut ke petugas Ditpam BP Batam dan diteruskan ke polisi.
"Lalu anggota kita besama anggota Inafis Polresta Barelang mendatangi TKP dan melakukan pengamanan di lokasi," kata dia.
Dari hasil olah TKP oleh tim inafis tidak ditemukan ari-ari bayi dan belum di ketahui pastinya jenis kelamin janin bayi tersebut.
"Janin Bayi tersebut diduga sudah diberi es batu untuk mengurangi bercak darah," katanya.
Janin bayi tersebut lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk Pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: RSBP Batam Kini Punya Layanan Klinik Khusus Anak dan Instalasi Farmasi
"Kita akan lakukan penyelidikan, siapa yang membuang janin ini. Nanti hasilnya kita sampaikan," tutupnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Tag
Berita Terkait
-
PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan
-
Cekcok Berujung Maut di Kos Batam: Alami 25 Luka Tusukan, Polisi Sita CCTV
-
Polda Kepri Mutasi Besar-besaran Jajarannya, Ada 475 Personel!