Sedangkan kapal Kapal Sindo Ferry Queen Star 5 dari Singapura ke Tanjungpinang berangkat pukul 11.00 dan 17.00 waktu setempat. Kemudian kapal Wavemaster 3 dari Singapura ke Tanjungpinang berangkat pukul 11.30 dan 17.50 waktu Singapura.
"Sedangkan untuk tujuan Malaysia masih berangkat setiap tanggal genap seperti sejak dibuka pada awal April 2022 lalu. Karena yang ke Malaysia masih 1 kapal saja. belum ada konfirmasi untuk jalan tiap hari," terangnya.
Disorot DPRD Tanjungpinang
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Reni, menegaskan hingga saat ini pihak dua agen kapal yakni Sindo Ferry dan Majestic Fast Ferry belum menyampaikan dasar penetapan harga tiket naik hingga 100 persen.
"Keluhan kenaikan harga tiket ini, sudah banyak disampaikan masyarakat. Kami sebagai perwakilan masyarakat di legislatif, akan mempertanyakan hal ini," ungkap Reni kepada suara.com, Kamis (2/6/2022).
Dijelaskan Reni, sebelum pandemi Covid-19, harga tiket tujuan ke Singapura sekali jalan (oneway) Rp240 ribu/orang dan pulang dan pergi (twoways) Rp480 ribu/orang.
Namun saat ini, harga tiket dari Tanjungpinang menuju Singapura untuk satu kali perjalanan Rp450.000/orang, sementara untuk tiket pulang dan pergi Rp880.000/orang.
Selain itu, lanjut Reni masalah lainnya yakni harga tiket untuk anak-anak sudah disamaratakan dengan harga tiket orang dewasa.
Sebelumnya ada harga tersendiri bagi anak dibawah 12 tahun, yang harga lebih murah dari harga tiket orang dewasa.
Baca Juga: Sandiaga Uno Bertemu Pengelola Kapal Pesiar di Singapura, Buka Jalur Pelayaran ke Batam dan Bintan
"Anehnya agen kapal feri di Tanjungpinang hanya ada dua, yakni Sindo Ferry dan Majestic Fast Ferry. Dan keduanya menetapkan harga yang sama, tidak ada perbedaan sama sekali baik tujuan ke Singapura muaupun ke Malaysia," ujar Reni.
Menurut Reni, hal tersebut seperti sudah disepakati oleh dua agen kapal tersebut.
Dalam dunia bisnis, sebaiknya ada perbedaan harga meskipun perbedaannya itu tipis.
Kalau seperti ini, Ia menilai sepertinya dua agen kapal tersebut sudah menyepakati bersama, tanpa ada koordinasi dengan pemerintah daerah maupun DPRD.
"Kami (DPRD) juga tidak tahu dasar pihak agen menaikan harga tiket, karena ini menyangkut khususnya masyarakat Tanjungpinang tentu menjadi sorotan," jelasnya.
Masih dikatakan Reni, masyarakat yang ke Singapura dan Malaysia bukan hanya tujuannya untuk berlibur. Sebagian besar, berkunjung ke keluarganya yang berada di sebrang dan berobat.
Berita Terkait
-
9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi
-
Camilan Lokal 'Go Global', Casa Grata Buktikan UMKM Indonesia Tembus Dunia Bersama BRI
-
Bak Bumi dan Langit! Sepanjang 2025, Kasus Korupsi di Singapura Hanya 68, Indonesia 439
-
Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam
-
Hantavirus Masuk Singapura? Dua Penumpang Kapal MV Hondius Diisolasi
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Pengawal Pribadi Gubernur Kepri Terseret Pengawalan Bos Judol, Polda Angkat Bicara
-
Penangkapan Ratusan Pelaku Scam di Baloi View Batam, 5 Bos Judol Kabur Duluan
-
210 WNA Pelaku Scam Dibekuk di Batam, Waspadai Perpindahan 'Alumni' Kamboja
-
Ratusan Warga Asing Ditangkap di Apartemen Baloi View Batam, Diduga Pelaku Scam
-
Dividen BRI 2025 Tembus Rp52,1 Triliun, Didukung Kinerja dan Laba Solid