SuaraBatam.id - Anggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 untuk Batam diperkirakan Rp93 miliar.
Hal tersebut disampaikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam.
"Kisaran Rp93 miliar itu hitungan kasar saja, setidaknya pemkot sudah kami surati. Kami juga menuliskan sambil menunggu petunjuk dari pusat seperti apa," kata Ketua KPU Kota Batam, Matrius saat dihubungi melalui telepon di Batam, Senin.
Ia mengatakan estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk Pilkada 2024 sudah disampaikan kepada Pemkot daerah setempat.
Namun, anggaran tersebut dipastikan berubah sesuai dengan kondisi dan kebutuhan.
Sementara untuk besaran honorarium panitia ad hoc, Matrius menjelaskan hingga saat ini dirinya belum bisa memastikan, tetapi sudah mengetahui akan ada kenaikan.
"Untuk besaran honorarium panitia masih belum di ketahui besarannya dan kenaikannya berapa, sampai saat ini sudah tahu ada kenaikan, tapi belum tahu besarannya berapa," ujar dia.
Pada Pilkada 2020 lalu, KPU Kota Batam mendapatkan anggaran sebesar Rp23 Miliar dari Pemkot Batam. Anggaran itu menyisakan sebanyak Rp 6,8 miliar yang dikembalikan.
"Pilkada sebelumnya dapat anggaran Rp23 miliar dan menyisakan Rp6,8 miliar yang kita kembalikan ke pemkot setelah itu. Tapi ada juga yang langsung Pemkot kasih, seperti penyediaan termometer itu memang kita dapat hibah dari Pemkot tanpa dari anggaran itu," ujar dia.
Baca Juga: Beromzet Rp15 Juta Sebulan, Bandar Judi Higgs Domino Ditangkap saat Transaksi Chip
Sebelumnya Martius mengatakan sejumlah partai politik sudah melakukan konsultasi terkait pengalaman pemilu sebelumnya.
“Banyak partai yang sudah datang ke kita juga, menanyakan dan konsultasi seperti partai baru, seperti Partai Ummat, Partai Buruh, Partai Perindo juga pernah. Tapi kita cuma membahas pengalaman pengalaman pada pemilu dahulu,” kata Martius.
Terkait kebijakan dari Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), Matrius mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu.
“Untuk kebijakan itu dari pusat dari PKPU, kami sifatnya menunggu tapi, sampai sekarang kami menunggu semua parpol yang mau berkoordinasi dengan kami, kami sangat terbuka karena memang kalau sudah ada penetapan, mungkin waktunya sangat mepet,” ujar dia. [Antara]
Berita Terkait
-
DPR Desak DKPP Periksa KPU-Bawaslu soal Dugaan Pasal 'Karpet Merah' untuk Gibran
-
Skema Transmigrasi Rempang Dirombak, Pemerintah Janji Warga Lokal Tak Terusir
-
RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik
-
Kursi DPR Mau Ditambah 11, RUU Pemilu Godok Minimal 4 Kursi per Dapil
-
Pergeseran Warga Rempang Berlanjut, BP Batam Klaim Kompensasi Manusiawi
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Hadirkan Pilihan Investasi ESG untuk Dukung Tujuan Keuangan Jangka Panjang
-
Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap
-
BRI Peduli Latih 500 Volunteer Jelang MotoGP Mandalika 2026, Dorong Lingkungan Berkelanjutan
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri