SuaraBatam.id - Doa qunut biasanya dibaca saat menuaikan saat salat subuh. Sebenarnya doa qunut tidak hanya satu macam, ada doa qunut pendek, panjang dan nazilah.
Hukum membaca doa qunut ketika salat subuh adalah sunah, jadi bisa dibacakan atau bisa juga tidak. Meskipun doa qunut tidak dibacakan sholat subuh, maka ibadahnya tetap dinilai sah.
Qunut saat shalat subuh tidak termasuk dalam rukum salat maka hukumnya adalah sunah.
Tidak hanya saat menuaikan ibadah solat subuh, doa qunut juga bisa dibacakan saat sholat witir.
Sebenanya bacaan doa qunut panjang dan pendek tidak jauh berbeda. Adapun yang membedakan ketika dibaca saat solat sendirian (munfarid) atau berjamaah.
Biasanya doa qunut dibacakan pada rakaat kedua, tepatnya ketika gerakan itidal.
Doa Qunut Panjang dan Pendek beserta Artinya
Ketika saat beribadah salat subuh, doa qunut dibacakan setalah melafalkan kata 'amin' sedangkan bacaan doa qunut keseluruhannya akan dibaca oleh sang imam.
Saat membaca doa qunut saat sholat sendiria, maka bacaan qunut akan dilafalkan sendiri dari awal hingga akhir. Oleh karena itu, doa qunut terasa panjang.
Baca Juga: Bacaan Doa Qunut Subuh Pendek dan Artinya yang Mudah Dihafalkan
Allahhummahdinii fiiman hadait, wa'a finii fiman 'aafait, wa tawallanii fiiman tawal-laiit, wa baarik lii fiimaa a'thait, wa qinii syarra maa qadhait.
Fainnaka taqdhii walaa yuqdha 'alaik, wa innahu laayadzilu man walait, wa laa ya'izzu man 'aadait, tabaa rakta rabbanaa wata'aalait.
Falakalhamdu 'alaa maaqadhait. Astagfiruka wa'aatuubu ilaik. Wasallallahu 'ala Sayyidina Muhammadin nabiyyil ummiyyi. Wa'alaa aalihi washahbihi wasallam.
Artinya: "Ya Allah tunjukkanlah padaku sebagaimana pada mereka yang telah Engkau beri petunjuk, dan berilah padaku pengampunan sebagaimana pada mereka yang Engkau beri ampun, dan perliharalah aku sebagaimana pada mereka yang Engkau pelihara dan berilah padaku keberkatan sebagaimana yang telah Engkau karuniakan pada mereka dan selamatkan aku dari mara bahaya yang telah Engkau tentukan."
"Maka sesungguhnya Engkaulah yang menghukum dan bukan yang kena hukum, maka sesungguhnya tidaklah hina pada mereka orang yang Engkau pimpin dan tidak mulia orang yang Engkau musuhi, Maha Suci Engkau wahai Tuhan kami dan Maha tinggi Engkau."
"Maka bagi Engkau segala puji atas yang Engkau hukumkan, Aku mohon ampun kepada Engkau dan Aku bertaubat kepada Engkau dan semoga Allah mencurahkan rahmat dan kesejahteraan atas junjungan kami Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya."
Berita Terkait
-
Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia
-
Doa Halal Bihalal Kantor, Lengkap dengan Susunan Acara yang Formal dan Khidmat
-
Banjir Air Mata: Kisah Haru di Kolom Komentar Ada Titik-titik di Ujung Doa
-
Doa agar Dipertemukan Kembali dengan Ramadan, Lengkap dengan Maknanya
-
Doa Tahlil dan Tawasul Ziarah Kubur Idulfitri Lengkap dan Mudah Dibaca
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Bertransformasi Positif, Desa BRILiaN Tompobulu Mampu Jadi Sumber Ekonomi Rakyat
-
Waspada El Nino, Natuna Tanggap Darurat Bencana Cuaca Ekstrem
-
Desa Empang Baru Tumbuh Dinamis Lewat Ragam Usaha dan Kolaborasi Warga
-
Dari Desa Biasa ke Desa Cerdas, Kisah Sukses Banyuanyar Bangun Ekonomi Mandiri Bersama BRI
-
BRI Gandeng GoPay, Tarik Tunai Kini Bisa Tanpa Kartu di 19.000 ATM