SuaraBatam.id - Di tengah invasi Rusia ke Ukraina, Presiden Rusia Vladimir Putin dikabarkan sedang sakit.
Ia disebut menderita kanker hingga harus dirawat di rumah sakit.
Awalnya kabar ini diungkapkan oleh mantan tentara Rusia yang membelot dari Badan Intelijen Rusia (FSB), Boris Karpichkov.
Pernyataan ini ia dapatkan dari salah satu mata-mata Rusia yang tak dikenal.
Informasi yang ia dapatkan bahwa kondisi kesehatan orang nomor satu di Rusia itu mengalami penurunan.
Bahkan ia dilaporkan menderita kanker dan disebut hanya memiliki sisa hidup hingga tiga tahun.
"Putin punya waktu lebih dari dua hingga tahun untuk tetap hidup. Ia menderita kanker yang berkembang dengan pesat," ucap Karpichov seperti yang dikutip dari The Independent.
Karpichkov juga menyebutkan bahwa Putin sering mengalami sakit kepala dan fungsi penglihatannya memburuk.
Kabar yang tak sedap ini pun membuat Menteri Luar Negeri Rusia, Sergeri Lavrov buka suara untuk menanggapi hal tersebut.
Baca Juga: Putin Divonis Kena Kanker Parah, Sisa Umurnya Tinggal Tiga Tahun Lagi
Lavrov pun dengan tegas membantah rumor mengenai kondisi kesehatan sang presiden.
Selain itu, ia juga menegaskan bahwa Putin terus tampil di hadapan publik dalam kondisi yang prima.
"Bisa dilihat di layar, membaca dan mendengarkan pidatonya," tegas Lavrov dalam pernyataan Kemlu Rusia.
Sebenarnya informasi atau kabar mengenai kesehatan maupun kehidupan pribadi Putin merupakan hal tabu untuk dibicarakan di Rusia. Hal ini tidak pernah menjadi konsumsi publik.
Putin sendiri akan menginjak usia 70 tahun pada bulan Oktober mendatang. Ia sudah memimpin negara itu selama lebih dari dua dekade.
Kini dirinya menjadi perhatian publik dunia semenjak Rusia menginvansi Ukraina pada akhir bulan Februari lalu.
Berita Terkait
-
Perang Iran Belum Selesai, Trump Kini Tantang Rusia dan China hingga Ancam Putin
-
Bakal Jadi Presiden Rusia Sampai 2036, Vladimir Putin: Hanya Tuhan yang Tahu
-
Qodari: Prabowo Sosok Langka yang Dekat dengan Putin, Trump, dan Xi Jinping
-
Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO
-
Usai Bertemu Xi Jinping, AS akan Berunding Damai dengan Iran usai Idul Adha
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant