Kemudian hewan kurban yang telah dipesan, harus melalui masa karantina selama 14 hari, di lokasi yang ditentukan oleh Dinas masing-masing Kabupaten/Kota.
Selain itu, hewan kurban juga harus melalui hasil pemeriksaan seperti PCR Jembrana untuk sapi bali dan negatif Elisa Brucellosis.
"Nantinya akan ada monitoring kesehatan hewan dan atau produk hewan setelah selesai masa karantina di wilayah kerja masing-masing," ucapnya.
Sisa Sapi di Batam Hanya 13 Ekor
Menjelang Idul Adha 2022 ketersediaan sapi dan kambing di Kota Batam, Kepulauan Riau mencapai angka 13 ribu ekor.
Hal ini diketahui dari data yang dikeluarkan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepulauan Riau, mengenai jumlah ketersediaan stok hewan kurban di tahun 2022
"Ada selisih yang besar untuk stok sapi dan kambing yang saat ini tersedia dengan yang dibutuhkan untuk Idul Adha nanti," ujar Kadis Ketahanan Pangan, Pertanian dan Kesehatan Hewan Provinsi Kepri, Rika Azmi saat dihubungi, Jumat (27/5/2022).
Berdasarkan data tersebut, untuk tahun 2022 ketersediaan sapi di Batam hanya terhitung 674 ekor, dan permintaan sebanyak 2.595 ekor dengan ini kebutuhan sapi dengan stok yang tersedia mengalami selisih hingga 1.921 ekor.
Sementara untuk kambing di Batam saat ini hanya tersedia 1.297 ekor, dan permintaan sebanyak 13.403 ekor, dengan ini kebutuhan kambing dengan stok yang tersedia mengalami selisih hingga 12.106 ekor.
"Dengan total ini di Batam sendiri mengalami kekurangan sapi dan kambing untuk Idul Adha hingga 13 ribu ekor," ungkapnya.
Baca Juga: Viral Bocah Lelaki Ini Tunggangi Sapi di Jalan Sendirian: 'The Real Raju Sepi Go'
Tidak hanya itu, untuk Kota Batam kebutuhan hewan kurban di Batam juga mengalami peningkatan yang sangat signifikan.
Untuk tahun 2021 kebutuhan sapi untuk kurban hanya tercatat di angka 1.085 ekor, dan kambing untuk Idul Adha tercatat di angka 2.103 ekor.
"Dengan catatan ini peningkatan kebutuhan di 2021 dengan di tahun 2022 mengalami peningkatan hingga 100 persen," tuturnya.
Meningkatnya kebutuhan hewan kurban untuk Batam juga dibenarkan oleh Penasehat Asosiasi Peternak dan Pedagang Sapi dan Kambing di Batam, Muhammad Musofa.
Hal ini dikarenakan permintaan hewan kurban ke para pedagang di Kota Batam, tidak hanya datang dari masyarakat lokal, namun juga datang dari masyarakat Muslim di Singapura.
"Untuk saat ini dari data yang ada di kami untuk permintaan itu 30 persen datang dari saudara kita di Singapura. Makanya saat ini kebutuhan hewan kurban kita meningkat pesat," tuturnya.
Berita Terkait
-
Strategi 'Subsidi Silang' RSUD Jakarta: Layanan Eksekutif Bakal Sokong Biaya Pasien BPJS
-
Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya
-
Operasi Gabungan Bongkar Pengiriman 800 Kg Ketamin di Kepri
-
Review Film Mojoku Hilang!: Saat Adipati Dolken Nyamar Jadi Warga Kampung Demi Seekor Sapi Viral
-
Harga Pangan 19 Agustus: Cabai dan Daging Sapi Merangkak Naik
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Wow! Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Lampaui Kepri dan Nasional
-
UMKM Naik Kelas Jadi Pemberdayaan Ekonomi Rakyat Terbesar di Indonesia
-
Juicy Luicy Klarifikasi soal Bagasi: Batal Tampil di Batam, Singgung Penyelenggara
-
Perkuat Layanan Digital Diaspora, BRImo Taiwan Sabet Apresiasi di IDX Anugerah Inovasi 2026
-
Jalan Berlumpur Tak Jadi Halangan, Kepala Unit BRI Sigambal Bantu UMKM Naik Kelas