SuaraBatam.id - Supermarket Indoria Serba 8.000 di Tiban III, Sekupang, Kota Batam dibobol maling, Selasa (24/5/2022).
Polisi menyebut otak pencurian itu adalah mantan sekuriti supermaket tersebut.
Melansir Batamnews, Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Surya Wardana mengatakan uang yang digasak komplotan maling ini mencapai Rp 47.463.000. Mereka mengambilnya dari brangkas supermaket.
"Jadi dia yang memberi informasi dan mengajak pelaku lainnya untuk melakukan pencurian brankas. Sementara untuk uang hasil pencurian habis dipakai oleh pelaku untuk keperluan pribadi," pungkas Yudha, dalam keterangan, Jumat (27/5/2022).
Keempat komplotan maling ini sudah diringkus polisi. Mereka kini diamankan di Mapolsek Sekupang.
Keempat pelaku, yakni Zailani (50) resedivis, Mas'ud (40) dan Rampulu Tiga Torop (50) ditangkap di Batam. Sedangkan Jamin (42) otak pelaku ditangkap di Padang Sidempuan, Sumatera Utara.
"Kasus ini diketahui tanggal 18 April 2022 lalu. Saat itu, pelapor membuka toko dan saat masuk keruangan admin, dia melihat ruangan pintunya sudah terbuka," kata Kapolsek Sekupang, Kompol Yudha Surya Wardana, Jumat (27/5/2022).
Kemudian, Tarwin (pelapor) memanggil karyawan lain untuk bersama-sama mengecek ruang admin. Ternyata brangkas yang berada di ruangan sudah lenyap.
"Si pelapor ini lalu mengajak karyawan lain untuk mengecek dari mana pelaku masuk. Ternyata pelaku masuk dari pintu belakang sudah terbuka dan dalam kaadaan tidak terkunci," katanya.
Kerugian yang dialami toko tersebut sebanyak Rp 47.463.000. Saat CCTV diputar ternya pelaku ada tiga orang dengan membawa brangkas yang berisikan uang tunai.
"Kejadian tersebut lalu dilaporkan ke kita dan kita langsung datangi TKP [Tempat Kejadian Perkara]. Mengumpulkan keterangan saksi-saksi yang berada di seputaran TKP dan setelah melakukan analisa terhadap rekaman CCTV diketahui pelaku berjumlah 4 orang yang menggunakan masker," ujar Yudha.
Selanjutnya, pada Senin 23 Mei, Unit Opsnal Reskrim Polsek Sekupang mendapatkan informasi pelaku Jamin berada di kota Padang Sidempuan, Medan, Sumatera Utara.
"Kemudian, Reskrim saya bagi menjadi dua tim. Tim satu mengejar pelaku ke Medan dan tim dua mengejar pelaku yang di Batam," kata dia.
Lalu, Selasa, 24 Mei 2022, Jamin berhasil diamankan sekira pukul 01.00 WIB. Dari hasil interogasi, dia mengakui telah melakukan pencurian brangkas tersebut bersama tiga temannya.
"Menerima informasi tersebut, tim dua yang saya pimpin sendiri, langsung bergerak cepat untuk melakukan pengejaran terhadap tiga pelaku. Hari yang sama, Selasa, 24 Mei 2022 sekira pukul 05.00 WIB, tiga orang pelaku tersebut berhasil kita amankan di tiga lokasi berbeda," ujar dia.
Berita Terkait
-
Upaya Pemadaman Karhutla di Batam
-
BRI Dorong UMKM Batam Lewat MoU Investasi dan Digitalisasi Qlola
-
Resmikan Kantor PPID, Mendagri: Peluang Pasarkan Produk Kerajinan Daerah
-
Tutup Rakernas XVII APKASI, Mendagri Ajak Kepala Daerah Atasi Persoalan Bangsa
-
Kejari Batam: Kasus TPPO dan PMI Ilegal Marak, Lima Hingga Sepuluh Perkara Tiap Bulan
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Waspada Gelombang Tinggi saat Gerhana Matahari Cincin di Kepri
-
Polda Kepri soal Maraknya Penyalahgunaan Whip Pink
-
BRI Group Umumkan Pemangkasan Suku Bunga PNM Mekaar hingga 5%
-
Diskon Tiket Kapal 30 Persen di Tanjungpinang Jelang Lebaran 2026
-
55 Ribu PBI JK di Batam dan Karimun Dinonaktifkan, BPJS Ungkap Cara Reaktivasi