SuaraBatam.id - Akibat konflik Ukraina dengan Rusia, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Batam Rudi Sakyakirti memperkirakan akan banyak pengurangan karyawan di Batam.
Menurutnya, konflik Ukraina-Rusia menyebabkan proses pengiriman produk ke wilayah tersebut akan terganggu.
"Contohnya kayak alat cukur kumis, itu kan dikirimkan ke Ukraina dan Rusia, tapi karena perang antarnegara itu terjadi, ya proses pengirimannya terganggu dan pastinya berdampak pada pengurangan karyawan," ujarnya.
Dia menjelaskan untuk saat ini industri elektronik di Batam masih banyak membuka lowongan pekerjaan, termasuk ada juga beberapa projek yang akan membuka lowongan pekerjaan, salah satunya di Mc Dermott, yaitu projek marjan.
"Menurut saya kebutuhan pekerjaannya yang berketerampilan, kalau tidak ada skill agak sulit. Projek marjan ini sekitar dua tahun atau lebih lah masa pekerjaannya," ujar Rudi.
Terkait gender, Rudi mengaku saat ini banyak wanita yang terdata dalam Dinas Ketenagakerjaan Batam.
Banyak para pencari kerja yang mendapatkan gelar sarjananya di luar Batam, namun minim lapangan pekerjaan di daerah mereka.
"Mereka datang ke Batam, tapi lamar kerjanya pakai ijazah SMA dan menjadi operator di industri-industri. Hal itu yang kami sayangkan", kata dia.
Karena terjadi pengurangan karyawan, maka hal itu sejalan dengan makin meningkatnya jumlah pencari kerja yang masuk ke Kota Batam. Apalagi saat ini sudah tidak ada pengetatan bagi pelaku perjalanan dalam negeri.
Baca Juga: Hotman Paris Bongkar Identitas Iqlima Kim, Netizen Kaget dengan Tahun Lahirnya
"Banyak yang datang, kalau angka pastinya saya tidak tahu juga ya, tapi yang pasti naik. Apalagi dengan tahun sekarang yang habis Lebaran ini. Pertama, faktor semua perjalanan tidak diperketat lagi," kata Rudi. [Antara]
Berita Terkait
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Bantah Ekspor Ilegal, PT PMM Siap Tempuh Jalur Hukum Soal Penahanan Kapal Capricorn di Batam
-
Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan
-
Hujan Deras Lumpuhkan Changi, 319 Penumpang Terjebak 2,5 Jam di Batam
-
Niatnya Go Green Pakai Wadah Sendiri, Eh Malah Kena 'Pajak' Tak Terduga
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Bos Klub Malam Ditangkap Diduga Terkait Pengeroyokan Polisi di Tanjungpinang
-
Anggota DPRD Lingga Capt Ahmad Pajar Meninggal saat Menunaikan Ibadah Haji
-
Geger Pulau di Lingga Kepri Dijual Online Seharga Rp65 Miliar
-
Investasi Rp88 Triliun untuk Bangun AI Data Centre di Nongsa Batam
-
TNI AL Gagalkan Penyelundupan Puluhan Kontainer Mineral Ilegal di Batam