SuaraBatam.id - Arus mudik warga negara Indonesia (WNI) dari arah Negara Bagian Johor Bahru Malaysia ke Indonesia masih terpantau normal.
"Pantauan mudik untuk kapal feri tujuan Batam dan Tanjung Pinang dipantau normal belum menunjukkan peningkatan signifikan," ujar Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Kuala Lumpur, Yoshi Iskandar ketika dihubungi di Kuala Lumpur, Jumat.
Sehari sebelumnya Dubes RI di Kuala Lumpur, Hermono dengan didampingi Atase Perhubungan, Capt Supendi MM Tr dan Yoshi Iskandar telah melakukan pemantauan ke Pelabuhan Stulang Laut dan Pasir Gudang, Johor Bahru.
"Dari Pelabuhan Stulang Laut dilayani dengan tiga feri yaitu dua feri tujuan Batam dan satu feri tujuan Tanjung Pinang dengan jumlah penumpang 501 orang. Sementara itu secara bergantian hari di Pasir Gudang tujuan Batam dilayani dua feri dengan jumlah sekitar 350 penumpang," katanya.
Yoshi Iskandar mengatakan waktu pemberangkatan dari Pasir Gudang dan Stulang Laut tidak sama, beda hari dengan skema selang-seling yakni tanggal genap dari Stulang Laut dan tanggal ganjil dari Pasir Gudang.
"Jumlah penumpang rata-rata per hari tujuan Indonesia sekitar 600 orang," katanya.
Yoshi mengatakan Dubes Hermono mengimbau para penumpang untuk menaati protokol kesehatan pada saat perjalanan pulang serta bila kembali ke Malaysia masuk dengan prosedur resmi yang berlaku.
Pada kesempatan yang sama Yoshi mengatakan maskapai AirAsia sudah membuka kembali rute Kuala Lumpur - Kualanamu Medan sejak 26 April 2022.
Sedangkan Malaysia Airlines (MAS) melaksanakan penerbangan ke Jakarta tujuh kali seminggu, Malindo tujuh kali seminggu untuk tujuan yang sama sedangkan Garuda Indonesia dua kali seminggu ke Jakarta.
Baca Juga: Haru! Cerita Pemudik Motor di Pelabuhan Merak, Rela Tempuh 15 Jam Perjalanan Demi Masakan Ibunda
Sementara itu AirAsia juga membuka penerbangan Jakarta, Surabaya dan Bali tujuh kali seminggu.[Antara]
Berita Terkait
-
China Dominasi Malaysia Masters 2026 dengan Tiga Gelar Juara
-
Demi Konten Viral, Tren Kelulusan Sekolah Pakai Lagu Kicau Mania Disentil Netizen Malaysia
-
Malaysia Batasi Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun Mulai Juni 2026
-
Jadwal Malaysia Masters 2026: Indonesia Tersisa Jojo dan Ubed
-
Anthony Ginting Evaluasi Pola Permainan Usai Tersingkir di Malaysia Masters 2026
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Waspada Hujan Petir di Tanjungpinang, Senin 25 Mei 2026
-
Penipuan Jual Titik Dapur MBG di Batam, Warga Rugi Rp400 Juta
-
4 Sepatu Lari Lokal Murah, Ringan dan Nyaman dengan Cengkeraman Kuat
-
Heboh Pasangan Bermesraan di Kawasan Wisata Batam, Cuek Meski Diteriaki
-
Worth It Upgrade ke Galaxy S26 Ultra? Ini Bedanya dengan S25 Series