SuaraBatam.id - Belakangan tersebar sebuah postingan makan bersama di atas lantai tanpa alas yang dilakukan beberapa orang mengenakan pakaian muslim, lengkap dengan peci dan sarung.
Video itu diunggah oleh akun TikTok @ihsanalkolev09 yang lalu diviralkan kembali oleh Instagram @suarabergema2.id. Tampak sekelompok pemuda sedang berkumpul di suatu ruangan.
Dalam postingan video tersebut terlihat duduk lesehan di atas lantai tanpa mengenakan alas seperti tikar atau semacamnya. Selain itu mereka juga terlihat
Hingga datang seorang pria dengan pakaian muslim bernuansa hijau. Di tangannya terdapat baskom berisi makanan jadi dalam jumlah besar.
Tak disangka, setelahnya ia menuangkan begitu saja isi baskom putih tersebut ke atas lantai tanpa alas makan sama sekali seperti piring atau nampan.
"Viral video cara sajikan makanan untuk para santri jadi sorotan publik," tulis @suarabergema2.id, seperti dikutip Suara.com pada Minggu (24/4/2022).
Segera setelah makanan yang dibawanya habis ditumpahkan ke lantai, pria itu menyingkirkan baskomnya sementara para santri langsung berkerumun untuk makan.
Mereka beramai-ramai mengambil langsung olahan makanan tersebut dari lantai dan memakannya, tak khawatir bila ada kotoran atau apapun yang menempel di sana.
Malah para santri terlihat antusias memakan makanan yang berceceran di lantai tersebut, sesekali juga terlihat ada yang tertawa seolah menikmatinya.
Baca Juga: Berita Batam Kemarin: Arus Mudik di Tanjungpinang Padat - BI Jawab Soal QRIS Palsu
Video singkat yang tidak diketahui diambil kapan dan di mana ini seketika mencuri perhatian banyak warganet. Perdebatan tidak bisa dihindari, lantaran kebersihan juga merupakan bagian dari iman yang justru tidak tercermin pada perilaku santri-santri di video tersebut.
"Biar apa ?? Sungguh tidak manusiawi. Mohon maaf nih ya, kayak ngasih makan ke hewan aja. Gak pantes di perlakukan begitu," kritik warganet.
"Benar-benar tidak menunjukan adab bahwa kebersihan sebagian daripada iman.. percuma aja lu nyantri adabmu ga ada," ujar warganet.
"Miris, padahal menjaga kebersihan dan kesehatan adalah perintah agama," sambung warganet lain.
"Kalo di atas daun pisang atau kertas coklat gpp," komentar warganet, sebab santri memang awam makan beramai-ramai namun dengan alas yang layak.
"Astaghfirullah... seperti memberi makan hewan, tak adakah cara yang lebih pantas??" kata warganet.
Berita Terkait
-
Kuasa Hukum Sebut Kematian Santri di Lombok Murni Kecelakaan, Bantah Ada Unsur Kesengajaan
-
Tragedi di Balik Tembok Pesantren: Mengurai Kasus Santri Dibakar di Lombok
-
Kementerian HAM Kawal Kasus Pembakaran Tiga Santri di Lombok, Dorong Pemulihan Korban
-
Pimpinan Ponpes Pembakar Santri Segera Ditahan, Polisi Ungkap Fakta Miris Sejak 2005
-
DPR Cium Aroma Intervensi Elite Kasus Pembakaran Santri Lombok, Singgung Jaringan Nahdlatul Wathan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Didampingi BRI, UMKM Brownies Ketan Sidoarjo Ekspor hingga Australia dan Turki
-
Gaji PPPK Pemkot Batam Aman, Tersedia hingga 2027
-
Menembus Wilayah Kepulauan, Mantri Perempuan BRI Perkuat Inklusi Keuangan di Sulawesi Tengah
-
Viral Pungli di Jembatan Barelang Batam, Penertiban Dilakukan Besok
-
Pemprov Kepri Buka Suara Jawab Isu Pengurangan Ribuan PPPK