SuaraBatam.id - Penyanyi Rossa datang ke Bareskrim Polri untuk dimintai keterangan sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan penipuan investasi robot trading melalui aplikasi DNA Pro, Kamis malam sekitar pukul 19.10 WIB dengan didampingi pengacaranya.
Kepada wartawan, penyanyi bernama Sri Rossa Roslaina Handiyani itu mengatakan tidak mengenal DNA Pro, dia hanya mengisi acara akhir tahun 2021 untuk bernyanyi di Bali.
"Tidak kenal, secara profesional saya bernyanyi di sebuah acara, waktu itu tidak ada masalah, jadi saya menyanyi. Saya tidak tau DNA Pro itu apa," kata Rossa di Gedung Bareskrim Polri.
Rossa juga mengatakan kedatangannya ke Bareskrim Polri untuk memenuhi panggilan penyidik. Tidak ada persiapan khusus, hanya menyiapkan mental untuk menjawab pertanyaan penyidik.
Mantan istri Drummer Padi tersebut mengaku tidak ada kerja sama dengan DNA Pro yang saat ini tengah disidik oleh Bareskrim Polri terkait dugaan penipuan investasi yang merugikan banyak masyarakat.
"Saya tidak ada kerja sama apa. Jadi saya memang bernyanyi untuk sebuah acara, waktu itu saya juga tidak tau, seperti biasa kalau penyanyi itu cuma tau tanggal sekian nyanyi di mana, udah gitu aja," ucap Rossa.
Ibu satu anak itu juga menyatakan dirinya secara profesional tampi menyanyi atas permintaan manajemen karena sudah ada kontrak.
Sebelumnya Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes POl Gatot Repli Handoko menyebutkan, Kamis ini penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Rossa dan Manager Klub Basker IPL Bima Perkasa Jogja atas inisial IP.
"Penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi IP selaku manajer klub IPL DNA Bima Perkasa Yogyakarta dan suadara R selaku publik figur yang sudah mengkonfirmasi siap datang kepada penyidik sore ini," papar Gatot.
Baca Juga: Kaget Namanya Terseret, Rossa: Saya Nggak Tahu DNA Pro Itu Apa
Sejumlah publik figur turut diperiksa terkait DNA Pro, yakni Billly Syahputra dan Yosi Project Pop pada Kamis (21/4), lalu penyanyi berinisial N pada Jumat (22/4), kemudian Coky Sitohang dijadwalkan pekan depan.
Sebelumnya, publik figur yang telah diperiksa adalah perancang busana Ivan Gunawan pada Kamis (14//4). Ia juga telah mengembalikan kepada penyidik uang senilai Rp921,7 juta dari Rp1.090.000.000 honor sebagai brand ambasador yang dikontrak oleh DNA Pro selama 3 bulan.
Kemudian Rizky Billar dan Lesti Kejora diperiksa Rabu (20/4), selain dimintai keterangan pasangan selebritis itu juga mengembalikan uang kepada penyidik senilai Rp1 miliar.
Dalam perkara ini penyidik menetapkan 12 orang sebagai tersangka, tujuh di antaranya telah ditangkap, yakni yakni Roby Setiadi (RS), Russel (RU), Yoshua (YS) dan Frangkie (FR) ditangkap Kamis (7/4), kemudian Jerry Gunanda (JG) selaku pendiri (founder) Tim Octopus dan Stefanus Richard (SR) selaku mitra pendiri (co-founder) Tim Octopus ditangkap pada Jumat (8/4), dan satu tersangka atas nama Roby Kusuma (RK) ditahan oleh Polda Metro Jaya.
Tersangka ketujuh, yakni Hans Adre Supit, ditangkap setelah diperiksa sebagai tersangka pada 9 April lalu.
Sementara itu, 5 orang tersangka telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), tiga orang di antaranya terdeteksi berada di luar negeri. Interpol telah menerbitkan red notice untuk 3 tersangka, yakni Fauzi alias Daniel Zii, Eliazar Daniel Piri alias Daniel, dan Ferawaty alias Fei.
Berita Terkait
-
Review Lagu Kamu Yang Kutunggu: Bukti Chemistry Romantis Rossa dan Afgan
-
Ditemani Anggun, Penampilan Mewah Rossa Kenakan Gaun Bernuansa Champagne Curi Perhatian
-
Kejutan! Lesti Kejora Bakal Meriahkan Konser 30 Tahun UNGU, Cek Harga Tiketnya
-
Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII
-
Musisi Ramai Kritik Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat Bupati Purwakarta, Beri Sindiran Menohok
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
BRI Gelar InFrame 2026, Ajak Masyarakat Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan
-
Pria di Anambas Ditemukan Tewas Dalam Rumah usai Cekcok dengan Istri
-
Warga Batu Aji Ngeluh Krisis Air, Rawat Mertua Stroke dengan Tisu Basah
-
Hadapi Gempuran Hoaks Visual dan AI, PFI Tekankan Pentingnya Etika Foto Jurnalistik
-
Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI