SuaraBatam.id - Menyambut hari Kartini, saat ini banyak banyak bermunculan muncul sosok Kartini modern yang berjuang dengan cara tersendiri.
Tak pandang usia, perempuan Indonesia sudah berani memperjuangkan kesetaraan perempuan. Misalnya yang dilakukan sosok Hannah Al Rasyid.
Aktris sekaligus dikenal sebagai aktivis dan feminis Indonesia itu pun sejak dirinya pernah mengalami ketidakadilan, diskriminasi, serta kekerasan berbasis gender, akhirnya perempuan kelahiran London itu pun mengidentifikasi dirinya sebagai seorang feminis.
Melansir Herstory, Hannah Al Rasyid merupakan sosok penggerak di proyek Tujuan Pembangunan Berkelanjutan yang digagas oleh PBB dalam bidang kesetaraan gender.
Meskipun dirinya kelahiran Inggris dan berasal dari keturunan Bugis-Prancis, tetapi ia merupakan Universitas London dengan gelar untuk program studi Kajian Pembangunan Masyarakat Indonesia.
Sebagai aktris, ia pun mengaku merasa senang melihat saat ini di industri film sudah memperhatikan tentang perspektif perempuan.
"Gue lihat empat, lima tahun belakangan makin banyak cerita perpempuan yang diangkat, yang cerita tentang perempuan, dengan narasi perempuan," ucap Hannah.
"Selama ini produser banyak berpikir bahwa perempuan tidak menjual. Jadi yang selama ini perempuan hanya pemanis aja, mendukung karakter lelaki tokoh utama, sekarang kita sudah membongkar itu. Jadi gue kayak yes!" sambungnya.
Mengingat dirinya sebagai aktivis perempuan Indonesia, sejak disahkannya Rancangan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS) menjadi undang-undang dalam Rapat Paripurna DPR ke-19 masa sidang IV tahun sidang 2021-2022, Hannah Al Rashid mengaku menangis bahagia.
Baca Juga: Memperingati Hari Kartini, Ini Rekomendasi 9 Caption yang Bisa Digunakan!
"Sebenarnya ingin memeluk semua orang sekarang, tapi aku terlalu sibuk menangis jelek di kosanku. Kepada semua penyintas yang telah angkat bicara, kepada semua pendamping yang tidak pernah berhenti berada di sana, kepada semua yang selama ini #berpihakpadakorban Terima kasih terima kasih #UUTPKS," tulis Hannah Al Rasyid dalam bahasa Inggris di Twitter.
"SAAAAAAH!!!!! Terima kasih kepada semuaaaaa teman-teman yang berjuang tanpa lelah selama ini demi korban kekerasan seksual. Akhirnya kita punya UUTPKS yang bisa melindungi kita semua! Alhamdulilah. TERIMA KASIH #UUTPKS" tulis Hannah.
Diketahui, Hannal Al Rashid pun saat ini merupakan bagian United Nations Indonesia sebagai SDG mover for Gender Equality.
Ia pun mengungkapkan untuk ke depannya terutama terkait aktivisnya, Hannah mengingingkan untuk membuat "16 Days of Activism Series" keduanya.
Sedangkan untuk film, dirinya ingin terus bereksplorasi dan bisa bekerja sama dengan para sutradara filmnya, dan terus belajar.
Bicara untuk mimpinya di industri film, Hannah Al Rashid mengungkapkan bahwa perempuan bisa menjadi pemeran utama di karya film Indonesia, terutama yang bergenre action.
Berita Terkait
-
7 Daftar Model Kebaya Terbaru, Cocok Dipakai di Hari Kartini 21 April
-
Ketua Baleg DPR RI Pastikan RUU PPRT Disahkan Tahun Ini, Rieke Pitaloka Usul Momentum Hari Kartini
-
Dari Kajian Sampai Bazaar UMKM, Hijrahfest Ramadan 2026 "Comeback Stronger" Hadir di Jakarta
-
Surat Kartini Jadi Memori Dunia UNESCO: Ini Maknanya bagi Perjuangan Kesetaraan Gender Masa Kini
-
Dicalonkan Jadi Dubes Jepang, Ini 7 Kiprah Intelektual Kartini Sjahrir yang Jarang Diketahui
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Kolaborasi Warga, BUMDes dan BRI Dorong Lompatan Ekonomi Desa Sausu Tambu
-
Polisi Singapura Diduga Jadi Korban Pungli Oknum Pegawai Imigrasi Batam di Pelabuhan
-
Hajar Aswad, Kepala Imigrasi Batam Dicopot Buntut Kasus Pungli WNA di Pelabuhan
-
Konsisten di Pasar Keuangan, BRI Borong 3 Gelar Dealer Utama Terbaik
-
Beli iPhone 16 Original dan Terpercaya di Blibli