SuaraBatam.id - Lebih dari 100 unit kendaraan antre di Pelabuhan Roro Tanjunguban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau, Selasa 19 April 2022. Kendaraan itu sudah antre berjam-jam sejak pagi.
Hal tersebut disebabkan Kapal Roro yang mengantarkan penumpang tidak rutin satu jam sekali berlayar dari Pelabuhan Tanjunguban ke Pelabuhan Tanjung Punggur.
Sebelumnya, penumpukan kendaraan penumpang terjadi pada hari libur Jumat sore (15/4). Penumpukan kendaraan penumpang disebabkan dua dari empat kapal tidak beroperasi. Dua kapal yang tidak beroperasi masing-masing disebabkan sedang "docking" atau diperbaiki.
Dua kapal itu milik PT ASDP dan PT Jembatan Nusantara, anak perusahaan PT ASDP. Sementara dua unit Kapal Roro yang beroperasi tersebut juga milik PT ASDP dan PT Jembatan Nusantara.
Putri, salah seorang pengendara mobil mengaku mengantre sejak pukul 09.00 WIB dan hingga pukul 12.00 WIB Kapal Roro belum tampak sandar di Pelabuhan Tanjunguban.
"Jam 10.00 WIB tadi ada Kapal Roro yang berlayar, namun saya belum mendapatkan giliran karena sudah ada penumpang yang sejak pukul 08.00 WIB antre," katanya.
Sejumlah petugas di pelabuhan juga tidak dapat memastikan jam berapa kapal Roro tiba di Pelabuhan Tanjunguban.
Cuaca panas membuat para penumpang gerah, apalagi yang sedang menjalani ibadah puasa. "Saya pikir setiap sejam sekali kapal berlayar, seperti informasi di berita dan media sosial. Ternyata ini sudah lebih dari tiga jam belum berlayar juga," kata Saroni, salah seorang penumpang.
Kepala Dinas Perhubungan Kepri Junaidi belum mendapatkan informasi soal antrean panjang di Pelabuhan Roro Tanjunguban.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah Batam, Bintan dan Tanjungpinang 17 Ramadhan 1443H
"Setahu saya berjalan normal. Kalau kondisinya seperti ini (antre lama) saya belum dapat informasi. Saya koordinasi dahulu dengan ASDP Batam untuk mengetahui permasalahannya," ucapnya.
Sebelumnya, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Batam, Syamsudin mengatakan kondisi Pelabuhan Roro Tanjunguban dan Tanjung Punggur, normal pada pagi dan siang hari. Namun, sore hari terjadi penumpukan penumpang sehingga harus antre selama berjam-jam. [Antara]
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid
-
Kronologi Pria Tewas di Kamar Kos Batam, Cinta Segitiga Disebut Penyebab Penusukan