SuaraBatam.id - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Ferry Walintukan menegaskan jika Ipda Imam meninggal dunia bukan aksi dari mahasiswa melainkan karena sakit.
Diketahui sebelumnya, Kanit I Wanteror Den Gengansa Sat Brimobda Sulawesi Tenggara, Inspektur Dua (Ipda) Imam Agus Husein meninggal dunia saat melakukan pengamanan aksi demonstrasi yang dilakukan oleh mahasiswa di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara pada hari Senin, 11 April 2022.
Namun Kompol Ferry Walintukan mengatakan bahwa memang saa itu Ipda Imam sedang bertugas memantau aksi demo dari mobil barracuda.
Ia melaporkan situasi terkini demo mahasiswa sekitar pukul 15.30 WIB.
Namun, setengah jam kemudian, Ipda Imam melaporkan jika ia mengeluhkan sesak napas.
"Dia tidak ada berbenturan langsung dengan massa pendemo, enggak ada. Memang dia bagian dari pengamanan demo, tapi tidak hubungan langsung dengan massa demo," kata Ferry melansir suara.com.
Hingga saat ini, Kabid Dokter Polisi belum memberitahu penyebab pasti meninggalnya Ipda Imam Agus Husein.
"Cuma keluhannya dia sesak napas, tadi setengah 6 beliau meninggal. Jadi tidak ada akibat benturan fisik," ucap Ferry.
Baca Juga: Dua Driver Ojek Ditembak KKB di Tingginambut, Seorang Meninggal Dunia
Berita Terkait
-
Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme
-
Sir Patrick Stewart, Pemeran Professor X, Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
-
Tetsuya Chiba, Kreator Ashita no Joe, Meninggal Dunia pada Usia 87 Tahun
-
Arti Mimpi Orang Lain Meninggal Dunia Menurut Islam dan Psikologi
-
Kecelakaan Maut Dekat Kedubes Malaysia: Pikap Terguling, 1 Korban Tewas dan 5 Luka
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Kompensasi Blackout Cuma Rp6 Ribu-Rp12 Ribu, Tagihan Listrik Warga Batam Malah Naik
-
Mundur dari Polri, Sosok AKBP Netty Siagian Ternyata Pernah Kritik Seskab Teddy
-
KPK Ingatkan Pejabat Kepri Hindari Flexing, Gaya Hidup Mewah Bisa Picu Korupsi
-
AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan
-
Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba