SuaraBatam.id - Minuman manis memang menyegarkan saat diteguh berbuka puasa. Namun, tetap penting memperhatikan kandungan gula berlebih pada makanan dan minuman saat berpuasa.
Dilansir dari herstory, ahli nutrisi dokter Tan Shot Yen mengatakan, terlalu banyak gula saat buka puasa bukan pilihan yang baik.
Sementara, ahli penyakit menular di Universitas Vanderbilt, William Schaffner mengingatkan pentingnya asupan cairan saat menjalankan ibadah puasa. Sehingga air putih sangat dianjurkan saat berbuka puasa.
Ia menjelaskan tubuh yang terdiri dari 70 persen air itu harus tetap terjaga kelembabannya. Sayangnya, masih banyak orang yang minum minuman manis saat berbuka puasa.
"Setiap orang wajib memenuhi kebutuhan cairan dengan mengatur jadwal minum delapan gelas atau 2 liter per hari," ujar Schaffner dikutip dari laman Gulf News.
Kata dia, sangat penting memenuhi kebutuhan air saat puasa untuk menghindarkan dari dehidrasi.
Saat dehidrasi, oksigen ke seluruh tubuh akan terganggu dan bisa menyebabkan masalah kesehatan baru, seperti lemas hingga pingsan.
Tak hanya menyebabkan fisik seseorang lemah sehingga meningkatkan risiko batal berpuasa, kekurangan cairan juga berhubungan dengan turunnya kekebalan tubuh, dan itu berbahaya di masa pandemi covid-19.
“Hidrasi membantu fungsi dan sistem organ tubuh bekerja dengan baik. Jika sebaliknya dan terganggu, ini pun bisa mempengaruhi keseimbangan sistem imun,” jelasnya.
Baca Juga: Berita Batam Kemarin, dari Grand Mal yang Kebanjiran hingga Ade Armando yang Dikeroyok Massa
Ia mengatakan sumber terbaik untuk menghindari dehidrasi adalah air putih.
“Banyak orang salah mengartikan cairan dengan memasukkan soda, kopi, dan minuman perasa lain sebagai cairan. Yang benar adalah air putih tanpa campuran,” kata dia.
Berita Terkait
-
8 Rekomendasi Moisturizer dengan Hyaluronic Acid untuk Mengatasi Kulit Dehidrasi
-
Memahami Bedanya Kering vs Dehidrasi: Begini Cara Efektif Melembabkan Kulit
-
Mengapa Air Minum Hasil Distilasi Lebih Aman untuk Kesehatan? Begini Penjelasannya
-
Cukai Minuman Manis Ditunda, Siapa yang Bertanggung Jawab atas Kesehatan Anak?
-
Keputusan Menkeu Purbaya Tunda Cukai Minuman Manis Dikritik: Disebut Blunder Berisiko
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya