SuaraBatam.id - Aliansi Mahasiswa Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) akan menggelar aksi 'perkuliahan' di DPRD Kota Batam, Senin (11/4/2022).
Aksi perkuliahan ini, juga digelar bersamaan dengan aksi unjuk rasa menuntut wacana penundaan Pemilu, yang saat ini santer digaungkan baik melalui media massa dan media sosial.
"Aksi besok (Senin 11 April) bersamaan dengan aksi yang digelar serempak oleh BEM SI. Inti aksi besok adalah beberapa poin tuntutan dari Mahasiswa di Batam kepada Pemerintah Pusat," tegas Armanda salah satu perwakilan Aliansi Mahasiswa Kota Batam yang berhasil dihubungi, Minggu (10/4/2022).
Tidak hanya menuntut wacana penundaan Pemilu 2024, dan menuntut pembatalan 3 Periode untuk kepemimpinan Presiden Joko Widodo, Aliansi Mahasiswa Kota Batam juga menuntut beberapa hal lain.
Diantaranya, menolak Amandemen Undang - Undang Dasar 1945 ke lima kali, menuntut Presiden menstabilkan harga bahan pokok, menolak kenaikan BBM, dan meminta Pemerintah Pusat mengkaji ulang pembangunan IKN.
"Kenaikan harga bahan pokok dan BBM ini juga menjadi fokus mahasiswa. Hal ini sangat memberatkan rakyat," paparnya.
Aksi yang akan berlangsung hari ini, juga diutarakannya merupakan kelanjutan dari tuntutan yang sebelumnya disampaikan oleh perwakilan BEM mahasiswa Kota Batam kepada Ketua DPRD Batam, Nuryanto pada Jumat (8/4/2022) lalu.
"Namun dalam aksi besok (hari ini), kami tidak akan mengatasnamakan BEM lagi. Karena kami akan aksi bersama, untuk itu seluruh mahasiswa Kota Batam akan turun ke jalan," ungkapnya.
Mengenai aksi yang akan berlangsung besok, pihaknya memperkirakan akan diikuti sekitar 500 mahasiswa dari seluruh Universitas yang ada di Batam.
"Aksi besok akan diikuti sekitar 500 mahasiswa di Batam. Dan memang konsentrasi aksi kami besok di DPRD Batam," tegasnya.
Kontributor : Partahi Fernando W. Sirait
Berita Terkait
-
Hari Ini, Mahasiswa di Jombang akan Berunjuk Rasa Menyerukan Tolak Wacana Penundaan Pemilu 2024
-
BEM se-Sumbar Bakal Aksi Demo 11 April, Suarakan Tuntutan ke DPRD
-
Surat Pemberitahuan Aksi Demo 11 April Ditolak Polisi, Mahasiswa di Medan: Kita Tetap Bergerak!
-
BEM Seluruh Indonesia Gelar Aksi Besok, Pengamat Minta Waspada Provokasi
-
Silakan Cek, Ini Jadwal Keberangkatan Kapal di Pelabuhan Domestik Sekupang Batam
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar
-
Kualitas Udara Membaik, Siswa Batam Kembali Belajar di Sekolah