SuaraBatam.id - Bagi warga Batam yang berencana ke Malaysia, kini harus bersabar dikarenakan tiket penyebrangan kapal Ferry tujuan Batam - Malaysia sudah habis terjual.
Pantauan suarabatam.id, di Pelabuhan Internasional Batam Center, beberapa counter tiket sudah memasang pemberitahuan: tiket Malaysia habis.
"Hingga tanggal 10 April nanti tiket ke Malaysia sudah habis. Gak ada lagi," jelas Prili salah satu petugas counter tiket Kapal Pintas Samudra, Jumat (8/4/2022).
Untuk feri Pintas Samudra, diakuinya hanya melayani satu kali pelayaran setiap tanggal genap untuk tujuan Pelabuhan Stulang Laut, Malaysia, dengan jadwal berangkat pada pukul 08.00 WIB.
"Dan kapal yang dari Malaysia ke Batam berangkat jam 13.00 WIB waktu sana," paparnya.
Pemandangan serupa juga terlihat di counter tiket kapal Indomas, yang juga telah memasang pemberitahuan bahwa tiket menuju Malaysia sudah terjual habis hingga tanggal 12 April.
Untuk kapal milik Indomas sendiri, juga diketahui hanya melayani pelayaran menuju Malaysia satu kali dalam dua hari.
"Kami mengikuti aturan yang sudah ada, satu kali per dua hari ke Malaysia. Tapi sekarang udah habis tiketnya," jelas petugas counter yang tidak ingin disebutkan namanya.
Sementara itu, tiket Kapal Citra Ferry juga telah ludes terjual dan baru tersedia kembali pada tanggal 14 April mendatang.
Baca Juga: Jadwal Berbuka Puasa untuk Batam, Tanjungpinang dan Bintan 6 Ramadhan 1443H
Untuk jadwal keberangkatan Citra Ferry menuju Malaysia, juga hanya berlaku sekali pada setiap tanggal genap, dengan jadwal berangkat pada pukul 08.00 WIB dari Batam, dan pukul 12.00 waktu Malaysia untuk rute kembali ke Indonesia.
Untuk diketahui, selama pandemi Covid-19 biaya perjalanan dari Batam menuju Malaysia telah mengalami perubahan harga, dengan kenaikan Seaport Tax sebesar Rp40 ribu
Saat ini, harga tiket dari Batam menuju Malaysia dijual dengan harga Rp320 ribu dan anak-anak Rp240 ribu untuk sekali jalan.
Sementara untuk harga Two Way atau pulang balik, kini dijual dengan harga Rp480 ribu untuk dewasa, dan anak-anak Rp340 ribu.
Syarat Perjalanan: Penumpang Membayar Asuransi
Penumpang juga diwajibkan membayar asuransi Covid-19 di konter kapal sebesar Rp130 ribu.
Berita Terkait
-
Listrik Batam dan Sekitarnya Blackout, Gara-gara Proyek Data Center?
-
Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang
-
Pemerintah Tawarkan 25 Hektare Lahan Pertanian ke Warga Rempang
-
Skema Transmigrasi Rempang Dirombak, Pemerintah Janji Warga Lokal Tak Terusir
-
Pergeseran Warga Rempang Berlanjut, BP Batam Klaim Kompensasi Manusiawi
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
PLN Batam Diapresiasi atas Respons Cepat, BP Batam Turun Langsung Dampingi Dunia Usaha
-
Viral Blackout Batam Selama 3 Hari Disengaja, PLN Buka Suara
-
Batam Blackout: Penyebab Diduga Hewan Liar Masuk Gardu, PLN Siapkan Kompensasi
-
Pemadaman Listrik Total, Harga Kamar Hotel di Batam Tembus Rp34 Juta per Malam
-
Batam Blackout, Baru Sejumlah Wilayah Menyala Setelah 14 Jam Tanpa Listrik