SuaraBatam.id - Dengan memayungi diri, Yurmani wanita paruh baya berusia 55 tahun, tampak menunggu pembeli bunga.
Ia berdagang bunga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Taman Langgeng Sei Panas, Kota Batam, Kepulauan Riau.
Wajahnya tampak lelah di tengah terpaan debu dan asap kendaraan yang lalu lalang di depan kawasan tersebut.
Yurmani mengaku sudah menekuni pekerjaan ini sejak tahun 2007 silam, setahun setelah suaminya meninggal dunia.
Saat ini sebagai orang tua tunggal, Yurmani bekerja sebagai penjual bunga untuk menghidupi lima orang anaknya.
"Mulai bekerja sebagai penjual bunga sejak 2007 lalu. Demi lima anak saya, yang penting mereka bisa makan dan sekolah," ungkapnya saat ditemui di kawasan TPU Taman Langgeng, Selasa (5/4/2022).
Terkadang, Yurmani mengaku kerap dibantu oleh anak-anaknya berjualan bunga, hingga mencari bunga dan air yang akan digunakan untuk ziarah makam.
Beberapa jenis bunga harus dibeli dari toko bunga langganannya.
Dia sangat terbantu jika anak-anaknya ada pada waktu tertentu seperti pelaksanaan ziarah kubur menjelang Ramadhan setiap tahunnya.
Pada moment ini, biasanya Yurmani mengaku dapat meraup untung hingga tiga kali lipat dari berjualan di hari biasa.
"Bisa dibilang moment Ramadhan menjadi berkah bagi keluarga kecil kami. Karena keuntungan berjualan bunga bisa meningkat hingga berkali-kali lipat dari biasanya," ungkapnya.
Tinggal di Batam sejak tahun 1999 silam, Yurmani mengaku hingga kini menetap di kawasan Baloi Kolam, yang saat ini masih disebut sebagai kawasan Perumahan Liar.
Sementara untuk saat ini, kelima anaknya diakuinya hanya dapat bersekolah hingga tingkat SMP, dikarenakan keterbatasn ekonomi.
"Sebagai orang tua tunggal dengan penghasilan gak tentu gini. Saya hanya sanggup menyekolahkan mereka sampai disana mas. Bahkan anak saya sekarang sudah ada yang menikah," paparnya.
Walau telah lama berprofesi menjadi penjual bunga di TPU Taman Langgeng, Yurmani mengaku terkadang merasa cemburu dengan para penjual bunga lain.
Berita Terkait
-
Skema Transmigrasi Rempang Dirombak, Pemerintah Janji Warga Lokal Tak Terusir
-
Pergeseran Warga Rempang Berlanjut, BP Batam Klaim Kompensasi Manusiawi
-
Review Ciao Kedai Dimsum Batam: Tempat Healing dan Spot Nulis Paling Tenang
-
Nugas Nyaman Tanpa Bikin Kantong Jebol di Tjap Nyonya 2, Ada Dimsum Murah & Teh Refill!
-
Nvidia Siapkan Rp80,5 Triliun Beli Lahan di Batam, Buru Bisnis Data Center AI
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Hadirkan Pilihan Investasi ESG untuk Dukung Tujuan Keuangan Jangka Panjang
-
Lion Air Rute Batam-Jambi Batal Terbang Gegara Kabut Asap
-
BRI Peduli Latih 500 Volunteer Jelang MotoGP Mandalika 2026, Dorong Lingkungan Berkelanjutan
-
BRI Perkuat Tata Kelola Dengan Budaya Integritas dan Antikorupsi
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Rionardo, Panglima Pertama Kodam XXV Kepri