SuaraBatam.id - Ziarah ke makam keluarga menjadi salah satu tradisi masyarakat Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau menjelang bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri.
Terlihat pada Jumat (1/4/2022) sore, di sejumlah Tempat Pemakaman Umum (TPU) dipenuhi warga yang berziarah. Selain berziarah dan memanjatkan doa, biasanya peziarah juga menaburkan bunga dan membersihkan makam keluarganya agar terawat.
Keramaian terlihat di Jalan Peralatan, Kilometer 7, tepatnya jalan masuk ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pusara Abadi Batu 7, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau.
"Saya dan keluarga besar sudah menjadi tradisi menyambut bulan puasa dan lebaran, selalu mengunjungi makam keluarga untuk berziarah," ujar salah seorang peziarah Rahmat, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pusara Abadi Batu 7, Jalan Peralatan, Kota Tanjungpinang.
Dikatakan Rahmat, dirinya bersama istri dan adik-adiknya selain memanjatkan doa, ia juga membersihkan makam keluarga seperti mencabuti rumput di sekitar makam.
"Dalam meyambut bulan suci Ramdhan, kami berdoa agar diberikan kesehatan dan kelancaran untuk menunaikan ibadah puasa," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Roby, di TPU Angrek Merah Tanjugpinang, keluarga besarnya ziarah makam orangtua. Dikatakan Roby, menyambut Ramadhan sudah menjadi tradisi berziarah ke makam keluarga.
"Sejak saya kecil, saya sama adik-adik dan kakak sering ziarah jelang puasa kesini dibawa ayah saya semasa masih hidup ke makan kakek dan nenek saya. Tradisi ini terus dilakukan, karena keluarga besar kami kuburannya disini," ujar Roby.
Dalam ziarah ke makam tersebut, dikatakan Roby, selain membaca surat Yasin, membersihkan makam, menabur bunga, dirinya juga membayar iuran pertahun kebersihan kepada pengelola TPU tersebut.
Baca Juga: Selama Ramadhan, Tempat Karaoke di Jakarta Boleh Buka hingga Pukul 21.00 WIB
"Kami berharap, dengan berziarah ini dan mendoakan keluarga yang telah tiada akan mendapatkan ridha Allah SWT, karena sebentar lagi akan memasuki bulan Ramadhan yang penuh hikmah dan ampunan," pungkasnya.
Berkah Bagi Penjual Bunga Kuburan
Salah seorang pengelola TPU Angrek Merah, Bambang mengatakan ramainya penziarah ini mulai terlihat dari tiga hari belakangan ini. Ia juga menyampaikan sudah biasa terjadi terutama menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.
"Jumlah peziarah mulai ramai hari Selasa (29/3) kemarin. Tapi hari ini lebih ramai lagi. Peziarah datang pada pagi maupun sore hari, tapi kalau pagi tidak terlalu ramai," katanya.
Menurutnya, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya pada tahun 2022 ini penziarah kembali meningkat, seperti sebelum pandemi Covid-19.
"Tahun ini lebih ramai lagi, mungkin dua tahun lalu itu pandemi Covid-19. Dan tahun ini situasi pandemi sudah tidak terlalu parah lagi, jadinya masyarakat ramai yang ziarah," ujarnya kembali.
Berita Terkait
-
Horor di Serang! Makam 7 Tahun Dibongkar, Tengkorak Jenazah Raib Misterius
-
Berapa Hari Lagi Bulan Puasa Ramadhan 2026? Mari Hitung Mundur
-
5 Pemain Abroad yang Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026
-
Iqbaal Ramadhan Resmi Jadi Wajah Reno15 Series, Oppo Bidik Generasi Muda
-
Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan Apakah Boleh? Ini Bacaan Niat Puasanya yang Benar
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
5 Mobil Kecil Bekas Murah, Hemat Biaya Operasional buat Pemula
-
Realisasi Investasi Batam Capai Rp69 T di 2025, Singapura Jadi Sumber Utama
-
Ekspedisi Jakarta Batam Terpercaya & Efisien | Harddies Cargo
-
Beasiswa untuk 1.100 Mahasiswa 7 Kampus Negeri Ternama, Batam Jadi Tujuan Belajar
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen