SuaraBatam.id - Penumpang di Pelabuhan Rakyat Sekupang, Batam keluhkan tarif parkir tinggi dan tidak sesuai dengan aturan Pemerintah Kota (Pemko) Batam.
Keluhan ini disampaikan oleh Wine, salah satu warga Tiban yang ingin menyebrang ke Belakang Padang, Kamis (31/3/2022) pagi.
Wine menuturkan tarif parkir yang ditetapkan oleh petugas parkir berbanding terbalik dengan karcis parkir yang diterimanya.
"Di karcis ditulis seribu rupiah, namun saat saya bayar dengan uang Rp50 ribu. Petugas hanya mengembalikan Rp47 ribu, berarti tarif parkir disana Rp3 ribu untuk sepeda motor," paparnya saat ditemui di Batam Center, Kamis (31/3/2022).
Wine kemudian mempertanyakan masalah tarif yang berbeda dengan tarif yang tertera di karcis parkir.
Petugas parkir menyebutkan bahwa hal ini sudah diketahui oleh Dinas Perhubungan.
"Mereka bilang, ini sudah diketahui Dishub Batam. Memang tarif dengan karcis berbeda, katanya karena mereka yang parkir motor di pelabuhan berarti menitip," paparnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Maria, yang sebelumnya sempat menginapkan motornya di Pelabuhan Rakyat, dikarenakan kepentingan tugas yang mengharuskan dirinya menginap di Belakang Padang.
Para petugas parkir, sebelumnya hanya meminta uang parkir sebesar Rp3 ribu, dengan dibekali selembar karcis parkir.
Namun keesokan harinya, para petugas parkir kembali meminta uang sebesar Rp5 ribu, dikarenakan motor miliknya sudah berada lebih dari 24 jam di area pelabuhan.
"Bukan masalah uangnya. Tapi kenapa sejak awal gak diminta langsung biaya parkir inap, padahal sebelum berangkat saya dah bilang kalau balik besok. Kayak gini mereka jadinya minta dua kali," paparnya.
Sementara itu kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Salim saat dikonfirmasi mengatakan bahwa untuk tarif parkir di semua lokasi baik tepi jalan dan pelabuhan rakyat masih normal.
"Belum ada kenaikan tarif parkir," katanya saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.
Terkait keluhan salah satu pengendara sepeda motor yang memarkirkan kendaraan di pelabuhan rakyat Sekupang Belakang Padang, Salim mengatakan dirinya akan melakukan pengecekan.
"Nanti saya akan cek dulu terkait tarif parkir tersebut," ujarnya.
Berita Terkait
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
-
5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak