SuaraBatam.id - Orang terkaya di dunia, Elon Musk mengatakan masih bingung menyumbangkan uangnya untuk donasi atau sedekah.
"Dalam hal donasi, menurut saya sangat sulit untuk memberikan uang secara efektif," kata Musk dalam percakapan baru-baru ini mengutip Insider di Jakarta, Senin (28/3/22).
Dia ingin sekali uang yang disumbangkanya benar-benar dibutuhkan.
"Saya selalu mencari cara untuk memberikan uang yang efektif," lanjutnya.
Musk juga menyinggung perubahan positif yang dia harapkan akan dibawa oleh SpaceX dan Tesla.
"Saya ingin menekankan bahwa SpaceX dan Tesla pada dasarnya berniat untuk meningkatkan kualitas masa depan," katanya. "Terutama dalam hal kegunaan bagi kemanusiaan. Tesla dengan mempercepat energi berkelanjutan. Dan SpaceX dengan memungkinkan hubungan antarplanet. Ini lebih dari yang bisa saya lakukan sendiri."
Musk adalah salah satu orang terkaya dalam sejarah manusia dengan kekayaan bersih sekitar USD260 miliar (Rp3.763 triliun).
Ketika ditanya bagaimana perasaannya menjadi orang terkaya dunia, Musk mengatakan bahwa menurutnya Presiden Rusia Vladimir Putin masih jauh lebih kaya daripada dirinya.
Baca Juga: Reza Arap Kembalikan Duit dari Doni Salmanan, Penampakan Gepokan Rp 950 Juta Disorot
Berita Terkait
-
Ancol Donasikan 10 Persen Penjualan Tiket Malam Tahun Baru ke Korban Bencana Sumatra
-
Tak Sekadar Bisnis, Wook Group Dorong Pembangunan Sosial di Daerah Rawan Bencana
-
Donasi Rp7,6 Miliar Terasa Jadi Rp15 Miliar, Strategi Ferry Irwandi Salurkan Bantuan Dibongkar
-
Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta Usung Doa Bersama dan Donasi Korban Bencana
-
Gandeng Kreator Konten: Setiap Pembelian Sepatu Kini Donasi Rp50 Ribu untuk Buku Anak di Lombok
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Kapal di Karimun Diamankan, Ternyata Bawa Narkoba dan Kayu Tanpa Dokumen
-
Wakil Kepala BGN Ingatkan Pihak Terkait MBG Bekerja Sama dengan Baik
-
BGN Minta Mitra dan Yayasan Peduli Terhadap Siswa-siswi Penerima Manfaat
-
Pejabat Utama dan Kapolres di Polda Kepri Dimutasi, Berikut Namanya
-
Anggota Polisi di Kepri Jalani Sidang Etik usai Diduga Aniaya Pacar