Untuk proses ini ditegaskan sebagai syarat bagi WNA dan WNI, yang wajib menjalani karantina selama 1x24 jam.
Untuk itu, penumpang yang tiba belum diizinkan untuk menggunakan alat transportasi, yang biasa beroperasional di kawasan pelabuhan.
"Sebelum keluar kan PCR di dalam, dan hasil baru keluar besok. Makanya harus dijemput, karena mereka harus langsung karantina. Setelah hasil sudah keluar, baru boleh untuk melakukan wisata di Batam," ungkapnya.
Walau demikian, tiga hari setelah ketibaan di Batam, para Wisman juga kembali diwajibkan untuk melakukan PCR kembali.
"Syarat PCR kembali ini, karena kita juga ingin sama-sama menjaga agar Wisman pada saat kembali ke negara asal, tidak terpapar varian Covid-19," tegasnya.
Wajib PCR Sebelum Karantina
Sebelum diizinkan meninggalkan lokasi pelabuhan, para Wisman dan WNI yang tiba, tampak harus menjalani tes PCR terlebih dahulu.
Baik Wisman dan WNI yang tiba, juga terlihat telah ditunggu oleh pihak hotel yang sebelumnya telah dipesan sebelum tiba di Batam.
"Sejak diberlakukan aturan baru, hari ini ada 94 penumpang yang masuk dengan kapal Horizon 8 dari Tanah Merah, Singapura. Mereka sendiri tiba pukul 14.30 WIB," ujar Manager Agen Kapal Harbourbay, Epi saat ditemui di lokasi.
Baca Juga: Solusi Kelangkaan, Gustian Riau Minta Ritel Jual Minyak Curah di Batam
Kondisi pelabuhan dan pelayaran Internasional melalui Pelabuhan Harbour Bay, juga diakuinya kembali bergairah setelah Pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan terbaru ini.
"Melihat ada penumpang lagi dari Singapura yang masuk dari sini, tentu saja kami senang mas. Kan sebelumnya tahu sendiri bagian kedatangan Internasional dan keberangkatan ini mati suri selama dua tahun," ungkapnya.
Sementara itu, salah satu bell driver Best Western Panbil, Perdi mengambarkan kesenangannya dapat kembali bertugas melakukan penjemputan terhadap Wisman.
Menunggu sejak pukul 13.00 WIB, ia mengaku akan menjemput 6 Wisman yang telah melakukan bokking kamar di hotel tempatnya bekerja.
"Udah lama loh bang saya tidak bertugas menjemput Wisman. Sekarang saya ditugaskan kembali tentu saja saya senang sekali bang," paparnya.
Dengan masuknya kembali Wisman ke Batam, diharapkan dapat kembali menggenjot sektor pariwisata yang telah lama tertidur.
Berita Terkait
-
Singapura Ancam Perusahaan Penyebab Kabut Asap dengan Denda Rp250 Miliar
-
Media Singapura Sorot Semakin Panas Hubungan Prabowo dan Jokowi karena Gibran
-
Singapura Naikkan Denda Kabut Asap Lintas Batas, Ancam Cabut Akses Bisnis Perusahaan Nakal
-
Batu Bara RI Rp75 T, CORE Indonesia: Cuan Dagangnya Diduga Nyangkut di Singapura
-
Gebrakan Bahlil: Ekspor Tambang dan Gas RI Wajib Langsung Tanpa Transit Singapura
Terpopuler
- Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya
- 4 Sepatu Jalan dengan Teknologi Penyangga Kaki Terbaik untuk Berjalan jauh
- 11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan
- Persija dan PSM Masuk Daftar 24 Klub Penunggak Gaji Pemain Versi Data Terbaru APPI
- 7 Sepatu Slip On Lokal yang Empuk dan Anti Pegal untuk Kerja Komuter, Mulai Rp100 Ribuan
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa PUSPOM? Panglima TNI: Itu Hoaks
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam
-
Penyelundupan 3 Mesin Pesawat Bekas ke Batam, Dibongkar lalu Dijual Eceran
-
Empat Polisi Digerebek Diduga Pesta Narkoba di Batam Terancam Dipecat
-
Hujan Meteor Hiasi Langit Malam Lingga, Bisa Disaksikan Tanpa Teleskop
-
Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan