SuaraBatam.id - Bali, Batam, dan Bintan akan melakukan uji coba bebas karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) mulai 14 Maret 2022.
Hal tersebut telah disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno.
"14 Maret di Bali, Batam dan Bintan akan diujicobakan tanpa karantina. Ini tentunya akan kita persiapkan sebaik-baiknya, dan harapannya jika hasilnya baik, ini bisa diterapkan di seluruh wilayah Indonesia mulai 1 April," ujarnya dalam Weekly Press Briefing, Selasa (1/3/2022).
Rencananya, apabila langkah bebas karantina ini berhasil, aturan bebas karantina bagi PPLN akan turut diterapkan di seluruh wilayah Indonesia, mulai 1 April 2022 mendatang.
Pemilihan Bali sebagai lokasi uji coba proyek percontohan bebas karantina bagi PPLN lantaran tingkat vaksinasi dosis kedua secara umum di Pulau Dewata tersebut dinilai tinggi dibandingkan provinsi lainnya.
Di sisi lain, pembukaan Bali bagi wisatawan mancanegara, menurut Sandiaga, sudah berjalan cukup lancar. Hingga saat ini dilaporkan sudah lebih dari 1.600 wisatawan mancanegara yang datang ke Bali, 50 persen di antaranya memilih skema karantina bubble.
Begitu pula untuk Batam dan Bintan di Kepulauan Riau. Menurut Sandiaga, jumlah wisatawan mancanegara yang berminat mengunjungi dua kawasan tersebut terus meningkat.
"Untuk di Batam dan Bintan kunjungan wisman terus meningkat dan dengan banyaknya event yang kita kerjakan di Batam dan Bintan, termasuk juga event-event olahraga, ini kita harapkan target sampai Mei 2022, 800 wisatawan Singapura yang sudah memesan tiket perjalanan dengan skema travel bubble Batam dan Bintan bisa terus kita tingkatkan," tuturnya.
Berdasarkan laporan dari Chairman Nongsa Sensation Andy Fong di Batam, Senin (28/02/2022), sebanyak 151 wisatawan asing asal Singapura telah mendaftar untuk berlibur ke Nongsa Sensation pada Maret 2022, dengan skema travel bubble atau gelembung perjalanan.
Baca Juga: Geger! Perempuan Menangis Histeris, Uang Tunai Rp 50 Juta di Mobil Raib Digasak Maling di Sagulung
Berita Terkait
-
Rambah Hutan Lindung di Batam, PT GTP Jadi Tersangka Korporasi
-
Hati Bukan Sengketa: Strategi PN Batam Utus Mediator Perempuan Tekan Kasus Perceraian
-
Jember Fashion Carnaval 2026 Sedot Ribuan Wisatawan, Dongkrak Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal
-
Tega! Penjaga Sekolah di Bintan Peras 10 Siswa SD, Uangnya Dipakai Buat Judi Online
-
Penjaga Sekolah di Bintan Peras Uang Jajan Siswa SD Selama 3 Tahun Demi Main Judi Online
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
BRI Percepat BRIvolution Reignite untuk Tingkatkan Daya Saing dan Kontribusi Ekonomi Nasional
-
Gelapkan Dana Siswa Ratusan Juta, Kepala SMA di Kepri Ditangkap
-
Kinerja Penyaluran KUR Perumahan BRI Tuai Apresiasi, Perkuat Program 3 Juta Rumah Pemerintah
-
Oknum Guru SD di Bintan Timur Ditangkap, Tiga Tahun Peras 10 Anak Didiknya
-
Transaksi QRIS BRI Melonjak 76%, Dorong Digitalisasi Merchant