SuaraBatam.id - Status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Kota Batam ditetapkan menjadi level III, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) nomor 14 tahun 2022.
Untuk itu, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Batam masih 50 persen dari kapasitas. Hal itu berlaku di seluruh satuan pendidikan yang ada di Kota Batam.
"Berdasarkan keputusan bersama Menteri Pendidikan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri Dalam Negeri itu hanya 50 persen, proses belajar mengajar," ujar Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, melansir Batamnews, Rabu (2/3/2022).
Selain itu, diatur juga mengenai penanganan saat ditemukan seorang siswa yang terpapar Covid-19, maka khusus rombongan belajar siswa tersebut harus melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau secara daring.
"Misalkan dalam satu sekolah ada anak kelas 1 yang terkonfirmasi postif satu orang. maka seluruh anak di kelas itu kita istirahatkan selama 5×24 jam," jelasnya.
Dalam pelaksanaan PTM selama PPKM level III, maka jam belajar siswa diatur maksimal hanya 4 jam dalam sehari.
"Jadi kita di Batam itu dibagi dua. Misalkan kelas satu ada 50 orang, dari jam 7.00 WIB sampai jam 11.00 WIB rombongan satu. Nanti di jam 11.00 WIB sampai 15.00 WIB rombongan satu lagi," kata dia.
Pihaknya akan terus memantau setiap saat terkait perkembangan dalam proses belajar mengajar ini. Amsakar juga memastikan, jumlah siswa yang terpapar Covid-19 relatif kecil.
"(Jumlah) relatif kecil jika dibandikan masyarakat umumnya. Mungkin karena imunnya masih kuat" katanya.
Baca Juga: Meskipun Pandemi, Ekonomi Batam Tumbuh Progresif 4,75 persen di 2021
Ia juga kembali mengingatkan masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat, dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Agar dapat meminimalisir penyebaran Covid-19.
"Biar kita sama-sama terhindar dari virus ini. Tetap jaga kesehatan dan lebih diperketat lagi protkesnya," ucapnya
Berita Terkait
-
PLTS Terapung Tembesi 74 Persen Rampung
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Buntut Blackout Batam-Bintan, Bukti Rambut Kera di Trafo Seret 5 Orang Jadi Tersangka
-
Blackout Batam Bikin Curiga, Bos PLN Tak Tahu Penyebabnya
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM
-
Diduga Habisi Nyawa Karyawati di Batam, Tetangga Kos Ditembak
-
Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri
-
Bau Tak Sedap dari Kamar Kos, Berujung Penemuan Jasad Karyawati di Batam
-
Buyback Saham BRI Berlanjut, Fundamental Tetap Solid