SuaraBatam.id - Pemerintah Kepulauan Riau (Kepri) menganggarkan Rp10 miliar untuk pembangunan perpanjangan landasan pacu atau runway Bandar Udara Raja Haji Abdullah (RHA) Karimun, Kepulauan Riau.
Landasan pacu Bandara RHA yang diperpanjang 400 meter agar dapat didarati pesawat berukuran besar akan dibangun tahun depan.
Melansir Batamnews, Kepala Bandara RHA Karimun, Fanani Zuhri mengatakan bahwa, ada dua sisi nantinya yang dilakukan perpanjangan landasan pacu, yaitu bagian barat dan timur.
"Untuk bagian sisi Timur itu ke arah laut dan untuk sisi Barat pada bagian darat," kata Fanani, Sabtu (26/2/2022).
Untuk perpanjangan runway ke arah laut termasuk membangun sisi keselamatan penerbangan, pihaknya akan melakukan reklamasi.
Sementara itu, untuk bagian barat yang mengarah pada daratan juga menunggu pembebasan lahan agar dapat segera dibangun.
Oleh karena itu, persoalan dalam pembebasan lahan tersebut merupakan tanggungjawab Pemerintah. Sebab, di tahun 2023 hingga 2024 proses pembangunan telah dilakukan.
"Makanya hal itu, menjadi kewajiban pemerintah daerah baik kabupaten dan [rovinsi untuk penyiapan lahan," ujar Fanani.
Rencana perpanjangan landasan pacu bandara RHA hingga 2000 meter itu, menargetkan untuk pesawat jenis Boeing dapat mendarat.
Sehingga, proses dalam pembangunan diperkirakan akan dilakukan beberapa tahap. Karena, selain perpanjangan juga akan dilakukan pelebaran dan pengerasan, serta melengkapi sejumlah fasilitas pendukung lainnya.
"Bisa jadi 3 tahap. Disamping kita melakukan perpanjangan, juga melakukan pelebaran, mungkin sebelum itu juga kita lakukan pengerasan," ucapnya.
Namun, jika adanya bantuan dana yang cukup besar dari pemerintah pusat maupun provinsi, Fanani memprediksi bahwa akan cepat terselesaikan.
Berita Terkait
-
Kronologi Ribut Sesama Anggota DPRD Pekanbaru di Bandara Soetta yang Kini Dibidik Polisi
-
Dua Anggota DPRD Pekanbaru Ribut Saling Cekik di Bandara Soetta, Polisi Kantongi Bukti CCTV
-
Arab Saudi Kembali Diserang Hingga Jatuh Korban Jiwa, Drone Hantam Bandara Dammam
-
Dua Koper Bikin Curiga! Petugas YIA Gagalkan Penyelundupan Ribuan Benih Lobster ke Batam
-
Houthi Hantam Arab Saudi, Harga Minyak Dunia dan Penerbangan Umrah dalam Ancaman
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak