SuaraBatam.id - Pemerintah Kepulauan Riau (Kepri) mengklaim sebanyak 188.227 orang atau 84,91 persen dari total 221.670 anak usia enam sampai 11 tahun di wilayah itu sudah divaksin dosis pertama.
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kepulauan Riau Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Sabtu, mengatakan vaksinasi COVID-19 dosis pertama sudah dilakukan pada 19.903 anak (86,24 persen) di Kota Tanjungpinang, 112.367 anak (84,45 persen) di Kota Batam, 15.127 anak (90,78 persen) di Kabupaten Bintan, 23.008 anak (65,85 persen) di Kabupaten Karimun, 6.334 anak (65,85 persen) di Kabupaten Lingga, 7.446 anak (82,92 persen) di Kabupaten Natuna, dan 4.042 anak (80,65 persen) di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Lanjut dia, vaksinasi dosis kedua sudah dilakukan pada 123.295 anak atau 55,62 persen dari seluruh sasaran vaksinasi pada kelompok anak usia enam sampai 11 tahun.
Perinciannya, vaksinasi COVID-19 dosis kedua mencakup 15.702 anak (68,04 persen) di Tanjungpinang, 72.292 anak (54,33 persen) di Batam, 10.598 anak (63,60 persen) di Bintan, 15.513 anak (61,40 persen) di Karimun, 2.995 anak (31,14 persen) di Lingga, 4.218 anak (46,97 persen) di Natuna, dan 1.977 anak (39,45 persen) di Anambas.
Sasaran vaksinasi COVID-19 pada kelompok remaja berusia 12 sampai 17 tahun di Kepulauan Riau sebanyak 207.663 orang dan cakupan vaksinasi dosis pertama pada kelompok sasaran ini sudah mencapai 104,21 persen sedangkan cakupan vaksinasi dosis keduanya baru mencapai 89.66 persen.
Pada kelompok warga berusia di atas 18 tahun, vaksinasi dosis pertama sudah dilakukan pada 1.311.170 orang atau 95,47 persen dari target, vaksinasi dosis kedua telah diberikan kepada 1.098.375 orang atau 79,98 persen dari target, dan vaksinasi dosis ketiga sudah mencakup 100.097 orang atau 7,29 persen dari target.
Pada kelompok warga lanjut usia vaksinasi dosis pertama sudah dilakukan pada 71.861 orang (82,48 persen target), vaksinasi dosis kedua sudah dilakukan pada 59.860 orang (68,70 persen target), dan vaksinasi dosis ketiga baru dilakukan pada 8.682 orang (9,96 persen target). (antara)
Berita Terkait
-
Menkes Sebut Isu Halal-Haram dan Dampak Pandemi Jadi Pemicu Tingginya Kasus Campak
-
Ikut Campur soal Lokasi Konser BTS di Jakarta, Pramono Anung 'Kicep' Ditegur Anak
-
Buku Anak Populer Pan Dorobo Diadaptasi Anime, Kisah Unik Si Pencuri Roti
-
Momen Hangat Ririe Fairus dan Ayus Sabyan Kompak Rayakan Ultah Anak, Nissa Sabyan Kena Sindir Lagi
-
Perspektif Anak yang Menyayat di Novel Di Tanah Lada
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pemprov Kepri Investigasi Kasus Ratusan Siswa Keracunan MBG di Anambas
-
BRI Hadirkan Promo Kartu Kredit, Belanja di Luar Negeri Lebih Hemat dan Praktis
-
Kasus Polisi Muda Tewas Dianiaya, Empat Anggota Polda Kepri Dipecat
-
Mudahkan Akses Uang Tunai, BRI Perkenalkan Fitur Tarik Tunai Saldo GoPay
-
Inovasi dari Perbatasan: Li Claudia Chandra Diganjar KWP Award 2026