SuaraBatam.id - Ibu kota Thailand, Bangkok berganti nama. Kantor Masyarakat Kerajaan Thailand atau Office of the Royal Society (ORST) mengumumkan pergantian nama Bangkok menjadi Krung Thep Maha Nakhon.
Meskipun begitu, penggunaan nama Bangkok tetap diakui.
Nama resmi Bangkok yang baru, Krung Thep Maha Nakhon, tidak akan berlaku sampai diperiksa oleh komite yang berwenang meneliti semua rancangan undang-undang.
Kabinet telah menyetujui rancangan undang-undang yang diumumkan Kantor Perdana Menteri mengenai perubahan nama-nama negara, wilayah, zona administratif, dan ibu kota yang diusulkan oleh ORST.
Dalam pengumuman tersebut menerangkan perubahan nama-nama wilayah yang disesuaikan dengan ejaan terbaru, yang disusun dalam kamus geografi dari Kementerian Luar Negeri.
Kemudian nama resmi untuk ibu kota Thailand menjadi Krung Thep Maha Nakhon dengan nama Bangkok dimasukkan ke dalam tanda kurung; Krung Thep Maha Nakhon (Bangkok).
Melansir Hops.id, Jumat 18 Februari 2022, nama Bangkok sendiri telah digunakan oleh Thailand sebagai nama ibu kota sejak November 2001.
Diambil dari nama distrik yang kini masuk dalam kawasan metropolitan, yakni Bangkok Noi dan Bangkok Yai.
Wakil juru bicara pemerintah Ratchda Dhanadirek mengatakan bahwa tidak ada yang berubah pada penamaan ibu kota, masyarakat boleh menyebutnya sebagai Bangkok atau Krung Thep Maha Nakon.
Baca Juga: Bocah di Thailand Lakukan Siaran Musik Langsung, Galang Dana Pemakaman Ayah
Kota yang berada di tepian Sungai Chao Phraya ini sebenarnya memiliki nama lengkap yang begitu panjang yang diberikan oleh Raja Buddha Yodfa Chulaloke, yakni 'Krung Thep Maha Nakhon Amon Rattanakosinh Mahintharayutthaya Mahadilok Phoph Noppaharat Ratchathani Burirom Udom Ratchaniwet Mahasathan Amon Phiman Awatan Sathit Sakkathatthiya Wits’anukamprasithth'.
Nama yang sangat panjang itu memiliki arti 'Kota Malaikat, Kota Besar, Kota Intan Abadi, Kota Dewa Indra yang tidak Tergoyahkan, Ibu Kota Agung Dunia yang Dikaruniai Sembilan Batu Permata Berharga, Kota Kebahagiaan, penuh dengan Istana Kerajaan yang Sangat Besar yang Menyerupai Surga Tempat Pemerintahan Adalah Reinkarnasi Dewa-dewa, Sebuah Kota yang Diberikan oleh Indra dan Dibangun oleh Wiswakarma'.
Selain Kota Bangkok, ORST juga mengubah ejaan untuk beberapa wilayah lain, seperti ibu kota Italia dari Rome ke Roma, dan Kerajaan Nepal menjadi Federal Demokratik Republik Nepal.
Berita Terkait
-
Momen Saling Puji PM Thailand dengan Menlu China: Kamu Tampan, Kamu Juga!
-
Kegilaan Sandy Walsh Bersama Buriram United Musim Ini, Peluang Sikat 2 Trofi
-
Timnas Indonesia Harus Waspada, Chanathip Bertekad Bawa Thailand Juara Piala AFF 2026
-
Thailand Siapkan Mega Proyek Rp4000 Triliun, Bikin Jembatan Darat Saingi Selat Malaka
-
Ogah Segrup! Pelatih Thailand Akui Timnas Indonesia yang Terkuat di Pot 4 Piala Asia 2027
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
WNA Belanda di Batam Ditemukan Tewas di Rumah, Darah Mengalir hingga Teras
-
BRI Konsisten Dorong Pemberdayaan Perempuan di Seluruh Indonesia, Ekonomi Inklusif di Hari Kartini
-
Fokus ESG, BRI Perkuat Peran Keuangan Berkelanjutan untuk Pertumbuhan Jangka Panjang
-
Perempuan BRI Bersinar, Tiga Penghargaan Diraih di Ajang Infobank 2026
-
Pemprov Kepri Investigasi Kasus Ratusan Siswa Keracunan MBG di Anambas