SuaraBatam.id - Berdasarkan Inmendagri Nomor 11 tahun 2022 tentang penerapan PPKM di luar Jawa-Bali diperpanjang hingga 21 Februari 2022, status PPKM Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) saat ini menjadi level dua.
"PPKM Kepri meningkat ke level dua, dipicu lonjakan kasus COVID-19, ditambah rendahnya tracing dan testing," kata Kepala Dinas Kesehatan Kepri M. Bisri di Tanjungpinang, melansir Antara, Rabu (16/2/2022).
Bisri menyebut jumlah kasus aktif COVID-19 di Kepri saat ini bertambah 59 orang menjadi 844 orang.
Kasus aktif COVID-19 di wilayah itu, tersebar di Batam sebanyak 545 orang, Tanjungpinang 178 orang, Bintan 46 orang, Karimun 42 orang, Anambas 5 orang, dan Natuna 28 orang.
"Dua daerah mengalami penambahan kasus yang signifikan, yakni Batam dan Tanjungpinang," ujar dia.
Kedua daerah tersebut, kata dia, juga masuk ke PPKM level dua setelah sempat bertahan di level satu.
Sementara lima daerah lainnya, yaitu Bintan, Karimun, Lingga, Anambas, dan Natuna masih bertahan dengan PPKM level satu.
"Semua kabupaten/kota harus bisa mengontrol penyebaran COVID-19, jangan sampai PPKM naik dari level satu ke level dua, bahkan ke level 3," ucapnya.
Bisri menyampaikan kenaikan kasus COVID-19 di Kepri memang terjadi sejak Januari 2022, atau setelah selesai Hari Raya Natal dan Tahun Baru.
Baca Juga: Sop Iga, Permintaan Terakhir Dorce Gamalama sebelum Meninggal Dunia
Sebelum itu, lanjut dia, kasus COVID-19 cenderung melandai bahkan kasus harian sempat tercatat nol.
"Penyebaran kasus COVID-19 Kepri didominasi 65 persen perjalanan luar kota/provinsi, 30 persen transmisi lokal, dan sekitar 2 persen dari perjalanan luar negeri," ungkap Bisri.
Oleh karenanya, ia mengimbau agar masyarakat dapat meningkatkan disiplin protokol kesehatan dan mengikuti vaksinasi dua dosis hingga penguat (Booster), dengan begitu kekebalan tubuh akan terbentuk untuk melawan wabah COVID-19. (Antara)
Berita Terkait
-
Operasi Gabungan Bongkar Pengiriman 800 Kg Ketamin di Kepri
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Mengurangi Flek Hitam pada Usia 50 Tahun ke Atas? Ini 7 Rekomendasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Jalan Berlumpur Tak Jadi Halangan, Kepala Unit BRI Sigambal Bantu UMKM Naik Kelas
-
BRI Siap Dukung Prabowo Perluas Kepemilikan Rekening, Inklusi Keuangan Jadi Fokus
-
Kasus ISPA di Batam Meningkat Efek Kabut Asap Karhutla
-
5 Penerbangan di Bandara Hang Nadim Batam Batal Buntut Erupsi Anak Krakatau
-
Lewat Kinerja Triwulan II 2026, BRI Cetak Laba Rp31,2 Triliun dan Perkuat Ekonomi Kerakyatan