SuaraBatam.id - Belum lama diberlakukannya minyak goreng satu harga oleh pemerintah, di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau malah terjadi kelangkaan.
Kekosangan minyak goreng terpantau di beberapa swalayan. Hal tersebut diinisiasi oleh Harga Eceran Tertinggi (HET) atau belum menyesuaikan dengan standar aturan pemerintah.
"Memang benar (kelangkaan minyak goreng). Petugas kami sudah turun ke lapangan dan mendapati kekosongan stok di sejumlah minimarket," ujar Plt Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM (Disdagperinkop-UKM) Meranti, Marwan, belum lama ini.
Meski begitu, di sebagian warung-warung kelontong masih tersedia stoknya.
Minyak goreng kemasan 1 liter, dijual dengan harga cukup tinggi, yakni Rp 20-22 ribu.
Dia menyebutkan, sebagian pengecer diketahui menyimpan minyak goreng kemasan itu.
"Ada punya stok seperti merek Sunco dan Bimoli, mereka (minimarket) tidak berani jual. Kenapa demikian, kalau dijual dengan harga tinggi masyarakat akan mengeluh dan menyalahi aturan," kata Marwan.
Sementara itu, pihak distributor di Meranti masih belum memberikan harga subsidi minyak goreng kepada pengecer.
Untuk diketahui, kebutuhan minyak goreng di kabupaten termuda di Riau itu lumayan tinggi.
Per tahun mencapai 2,1 juta ton, artinya dalam sebulan kebutuhan masyarakat mencapai 175 ribu ton minyak goreng.
Baca Juga: Pemkab di Sejumlah Daerah Mulai Siapkan Stok Ribuan Liter Minyak Goreng Untuk Kendalikan Harga
Berita Terkait
-
Harga Cabai Meledak Nyaris 19 Persen, Beras dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Harga MinyaKita Mahal, Pedagang: Mending Beli Minyak Goreng yang Lain!
-
MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000
-
Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik
-
Bank Indonesia Ungkap Minyak Goreng Mahal Jadi Biang Kerok Inflasi Tembus 2,5 Persen
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Bagaimana Cara Menonton Film Pesta Babi? Ini Syarat dan Prosedurnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Heboh Pasangan Bermesraan di Kawasan Wisata Batam, Cuek Meski Diteriaki
-
Worth It Upgrade ke Galaxy S26 Ultra? Ini Bedanya dengan S25 Series
-
Rumah Markas Judol di Tanjungpinang Digerebek, Tangkap CS Bergaji Rp5 Juta
-
Kekayaan Iman Sutiawan, Ketua DPRD Kepri yang Pamer Naik Moge Tak Pakai Helm
-
Pemprov Kepri Rencana Bikin Lintasan Kapal Feri Rute Tanjungpinang-Batam