SuaraBatam.id - Penyebab kebakaran lahan di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, masih menjadi pertanyaan. Namun, ada dugaan kebakaran itu tersulut akibat dari aktivitas pembakaran lahan oleh warga.
Seperti Karhutla yang terjadi pada Senin (31/1/2022) malam di kawasan belakang Kantor Camat Tebing. Api cepat membakar pepohonan.
Sejumlah Damkar dan Kekepolisian berjibaku memadamkan api secara manual.
Sudah ada sejumlah titik kebakaran yang terjadi di Karimun dalam sepekan. Semuanya lahan kosong yang ditumbuhi semak.
Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano mengimbau warga tidak sembarangan melakukan pembakaran sampah.
"Jangan sembarangan untuk membakar sampah. Dapat berujung kebakaran karena kondisi saat ini kering, lahan-lahan dapat cepat mudah terbakar apalagi angin juga cukup kencang," kata Kapolres Tony.
Ia juga menekankan agar masyarakat tidak dengan sengaja untuk melakukan pembakaran lahan untuk membuka lahan.
Ada ancaman pidana pagi oknum pelaku yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan dan lahan.
"Saya imbau dan tegaskan pada masyarakat, jangan sekali-kali dengan sengaja membakar lahan. Karena akan ancaman pidana yang menanti," ucap Tony.
Baca Juga: Batam Terkonfirmasi Tambah 18 Kasus Covid-19 Saat Imlek
Tag
Berita Terkait
-
Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla
-
Miris! Potret Upacara HUT RI di Tengah Kepungan Karhutla Sumsel
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?
-
Bahaya Maut Di Balik Karhutla, Ketika Asap Bisa Jadi Mesin Pembunuh Diam-diam
-
Kebakaran Bromo Masih Meluas, Lalai Bukan Alasan Lolos dari Jerat Hukum
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Pemkot Batam Soroti Izin Tempat Hiburan Jadi Lokasi Kasino yang Digerebek Bareskrim
-
Bareskrim Tangkap 197 Orang dalam Penggerebekan Kasino Di Batam
-
Bareskrim ke Nagoya Food Court Batam, Gerebek Diduga Sarang Perjudian
-
Tawarkan Jasa Seks via MiChat, Wanita Batam Dihukum Setahun Penjara di Malaysia