SuaraBatam.id - Dalam kunjungannya ke Kepulauan Riau (Kepri) Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno juga menyempatkan diri menengok Pulau Penyengat, di Tanjungpinang.
Sandiaga mengaku terkesima dengan pulau bersejarah bagi masyarakat Melayu itu.
Sandiaga didampingi Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan jajaran tiba di Pulau Penyengat, Sabtu dan disambut dengan pemasangan tanjak (topi khas Melayu) di kepala, sebagai penanda ucapan selamat datang dari pengurus lembaga adat melayu (LAM) setempat.
Setelahnya, Sandiaga langsung berjalan masuk ke dalam Masjid Sultan Riau Penyengat, bahkan sempat menunaikan ibadah salat.
Selama ini Sandiaga memang sudah banyak mendengar tentang cerita atau hikayat Masjid Penyengat.
"Saya baru kali ini salat di sini, suasananya sangat sejuk. Ini semacam penanda kalau wisatawan nusantara, harus berkunjung kemari," katanya.
Dia menyatakan bahwa Pulau Penyengat sangat cocok dikembangkan sebagai kawasan wisata berbasis 3S, yakni Spirituality (spritual), Serenity (ketenangan), dan Sustainability (keberlanjutan).
Ia juga akan mendorong Pulau Penyengat menjadi salah satu ikon wisata halal ke depan.
Selain itu, menurutnya, produk ekonomi kreatif di pulau bersejarah itu pun punya potensi untuk dikembangkan. Ada nasi dagang, deram-deram, air dohot dan produk milenial lainnya.
Baca Juga: Keren! Kemenparekraf Luncurkan Mobil Vaksin Keliling Demi Sukseskan MotoGP Mandalika
"Wisatawan nusantara wajib datang ke sini, karena Penyengat adalah titik nol Kesultanan Islam Riau dan Johor," ungkapnya.
Sementara itu, Gubernur Ansar Ahmad memastikan mulai tahun 2022 Pulau Penyengat akan ditata sedemikian rupa, agar semakin cantik dan menarik untuk dikunjungi wisatawan nusantara hingga mancanegara.
Pihaknya telah mengalokasikan dana sebesar Rp30 miliar untuk proyek penataan pulau tersebut.
Ansar menyebut semua jalan berikut sarana pendukung di Penyengat akan dirapikan dan diperindah, termasuk penataan Masjid Sultan Riau Penyengat.
Ia optimis Pulau Penyengat memiliki nilai jual yang luar biasa jika dikemas secara sungguh-sungguh.
"Jadi, kalau Pak Menteri Sandiaga datang ke sini lagi akhir 2022, saya jamin Penyengat ini akan semakin bedelau (bagus)," ucap Ansar. (antara)
Berita Terkait
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
-
Marak Penyusup di Event Lari! 300 Personel Dikerahkan Amankan Rute Lari Pancasakti Run 2026
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Buka Peluang ke World Marathon Majors, Pancasakti Run 2026 akan Dihadiri Ahok hingga Sandiaga Uno
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Hampir 10 Tahun Terpisah, BRI Wujudkan Momen Haru Yuni Bertemu Sang Ibu di Taiwan
-
BRImo Taiwan Resmi Hadir, BRI Perkuat Layanan Perbankan bagi PMI dan Diaspora
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan Finance Asia, dari Best CEO hingga Best Bank
-
Pengguna Qlola Tembus 99 Ribu, BRI Perkuat Platform Digital bagi Nasabah Bisnis
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas, Dari Inklusi Keuangan Hingga Akumulasi Aset