SuaraBatam.id - Kasus Covid-19 varian Omicron belum ditemukan di Kepulauan Riau (Kepri). Sementara itu, Kepri masih menerima kedatangan para Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Diketahui di Indonesia, 414 orang sudah diserang virus itu. Sumbernya berasal dari pelaku perjalanan luar negeri, baik dari Turki maupun Arab Saudi.
Dikutip dari Batamnews, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana mengatakan, sebagai antisipasi Omicron, sampel Polymare Chain Reaction (PCR) para PMI diambil dan diberikan kepada Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKL-PP) Batam.
“Sampai saat ini sampel-sampel PMI kami kirimkan ke Balitbangkes melalui BTKL, namun belum ada temuan Omicron,” ujar Tjetjep, Senin (10/1/2022).
Selain itu, sebagai antisipasi juga ada alat khusus akan ditempatkan di BTKL-PP yang diberikan oleh Kemenkes. Alat tersebut merupakan SGTF (S Gene Target Failure) atau alat deteksi polimerase rantai ganda (PCR) dengan metode whole genome sequencing (WGS).
“Alat tersebut bisa mendeteksi Omicron dan varian Covid-19 lainnya,” katanya.
Saat ini sumber daya manusia (SDM) untuk mengoperasikan alat tersebut sedang dipersiapkan.
Mengenai perkembangan kasus Covid-19 di Kepri, Tjetjep menyampaikan bahwa masih terkendali, tercatat ada 17 kasus.
Sementara itu kasus Covid-19 yang menimpa PMI mencapai 760 orang di Rumah Sakit Khusus Infeksi (RSKI) Galang.
Baca Juga: Pecahkan Rekor Global, Kasus Covid-19 di AS Mencapai 1,1 Juta dalam Sehari
Tjetjep menjelaskan kasus Covid-19 dari para PMI terjadi lantaran karena proses karantina yang lama, 10 hari. Dan diperparah juga jumlah PMI yang dikarantina mencapai 2 ribu orang.
“Sehingga pengendaliannya cukup sulit, mereka ditempatkan di satu lokasi, dan terjadi kontak antara sesama mereka,” katanya.
Berita Terkait
-
Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah
-
Operasi Gabungan Bongkar Pengiriman 800 Kg Ketamin di Kepri
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Batam Dikepung Kabut Asap, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Karhutla di Kepri
-
Jabat Kabareskrim Polri, Kapolda Kepri Asep Safrudin Naik Pangkat Jadi Komjen
-
Kapolri Tunjuk Irjen Suhendri Jabat Kapolda Kepri Gantikan Irjen Asep Safrudin
-
Semangat Merah Putih di Asian Games 2026, BRI Dukung Kontingen Atlet Indonesia
-
Polda Kepri Ungkap Kasus Jual Beli Mesin Pesawat Bekas Senilai Rp30 Miliar