SuaraBatam.id - Kasus tenggelamnya kapal penyelundup PMI ilegal di Malaysia menjadi atensi Kapolri karena telah menelan banyak korban.
"Melalui atensi bapak Kapolri maka dibentuklah satgas misi kemanusiaan ini," kata Kepala Operasi Misi Irjen Pol Johni Asadoma, di ruangan Rupatama Polda Kepri.
Ia juga menegaskan akan bekerjasama untuk mengungkap kasus ini agar kedepannya hal serupa tak terulang lagi.
Untuk diketahui, repatriasi 10 Jenazah PMI yang saat ini masih di Malaysia akan segera dilakukan. Hal tersebut menunggu proses Identifikasi yang dilakukan oleh Atase Malaysia.
Sementara itu, 13 PMI Ilegal korban kapal tenggelam di Malaysia yang selamat dalam tragedi Johor saat ini sedang menjalani pemeriksaan. Mereka masih ditahan di Malaysia, Rabu (29/12/21).
Kasubsatgas Humas Operasi Misi Kemanusiaan Internasional, Kombes Pol Harry Goldenhardt menyebutkan, Satgas gabungan juga akan melakukan kerja sama dengan otoritas aparat penegak hukum Malaysia. Hal tersebut guna mengambil keterangan 13 PMI yang selamat tersebut.
"Kita masih melakukan kerja sama baik dengan otoritas aparat penegak hukum Malaysia yaitu Polis Diraja Malaysia dan jabatan Imigresen Malaysia," ujar Harry.
Tak hanya itu, kerjasama juga dilakukan untuk dapat mengungkap keterlibatan para pelaku dan sindikat yang berada di Malaysia.
Baca Juga: Indonesia VS Thailand Tanding Hari Ini, Berikut Lokasi Nobar Piala AFF di Batam
Berita Terkait
-
Tok! CAS Tolak Banding FAM, Begini Nasib 7 Pemain Naturalisasi Abal-abal Malaysia
-
Kasus 2 Ton Sabu, ABK Sea Dragon Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun Penjara
-
Polri Pastikan Isu 30 Kilogram Sabu Meleleh Akibat Cuaca Panas Adalah Hoaks
-
Menikmati Sejuknya Genting Highlands, One Day Trip Anti Ribet di Malaysia
-
Kapolri Minta Densus 88 Pertahankan Zero Terrorist Attack Saat Lebaran
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Kasus Sabu 2 Ton, ABK Fandi Ramadhan Akhirnya Bebas dari Hukuman Mati
-
Silaturahmi Ramadan BRI: Aset Tembus Rp2.135 Triliun, Dukungan Jurnalisme Rp250 Juta
-
Jadwal Buka Puasa Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026
-
Keberangkatan Warga Kepri Mau Jadi Operator Judol Berhasil Dicegah di Pelabuhan
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Batam dan Sekitarnya, Kamis 5 Maret 2026