SuaraBatam.id - Dua titik pelabuhan tikus di Bintan, Kepulauan Riau diduga digunakan sebagai lokasi penyeberangan TKI ilegal. Mabes Polri telah menemukan pelabuhan tikus itu untuk menindaklanjuti tragedi tenggelamnya kapal yang membawa TKI ilegal di Johor.
"Kami juga menemukan 5 boat hantu di dermaga tersebut," ujar Kabiro Misi Internasional Mabes Polri, Brigjen Khrisna Murti dari akun Instagram @krishnamurti _bd91, Minggu (26/12/21).
Ia menyebutkan sebanyak 2 orang sudah ditangkap oleh Satgas pasca kejadian tenggelamnya boat pancung di Johor yang mengangkut 64 orang, diisi para TKI ilegal.
"Kapolri mengirimkan satgas misi kemanusiaan ke Malaysia untuk mendukung upaya pemerintah yakni Kementrian Luar Negeri serta BP2MI untuk melakukan SAR dan evakuasi serta penegakan hukum terhadap persitiwa tersebut," tulis Krishna Murti.
Sebelumnya, pada tanggal (15/12/2021) lalu terjadi sebuah insiden sebuah kapal boat pengangkut 64 PMI secara Ilegal tenggelam di perairan Johor, Malaysia.
Sebanyak 12 orang dilaporkan selamat, 21 orang meninggal dunia dan sisanya dinyatakan hilang hingga saat ini.
Berita Terkait
-
Ada Dugaan Kelalaian, Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Blackout Batam-Bintan
-
Baru Dilantik, Kapolresta Sleman Dimutasi Kurang dari 24 Jam, JPW: Bisa Masuk MURI
-
Menyelamatkan Nyawa di Ujung Perbatasan: Akhir Tragis Pelarian Kapal Penyelundup di Bintan
-
Suyudi Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri, Begini Kata Sahroni
-
Sedang Ibadah Umrah, Pelantikan Irjen Dadang Hartanto Sebagai Kapolda Metro Jaya Ditunda
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Sopir Mobil Mewah Sempat Mau Kabur
-
Mahasiswi Tewas Ditabrak di Batam, Detik-detik Kecelakaan Terekam CCTV
-
Mahasiswa Geruduk DPRD Batam: Protes Data Center, Blackout hingga Karhutla
-
BRI Perkuat Kompetensi Generasi Muda Lewat Program Magang Nasional 2026
-
Siswa SMA di Batam Cedera Kepala Dipukul Teman, Kacabdis Kepri: Namanya Anak-anak