SuaraBatam.id - Munculnya benjolan kecil berupa komedo di wajah tentu saja membuat risih. Apalagi komedo menjadi cikal bakal munculnya jerawat.
Munculnya komedo juga menyebabkan gatal dan membuat warna kulit tak merata. Ada banyak penyebab munculnya komedo di wajah. Selain salah menggunakan produk skincare atau makeup yang gak tepat, kebiasaan sehari-hari juga berpengaruh.
Dokter Kulit sekaligus pendiri Ambrosia Aesthetics, dr. Niketa Sonavane, mengatakan bahwa komedo bisa membuat pori-pori kamu jadi besarsecara permanen.
"Kulit di sekitar pori-pori kehilangan elastisitasnya, dan pori-pori mungkin tetap membesar setelah kamu menghilangkan komedo. Dan jika kamu mengabaikannya pada tahap awal, maka kamu bisa mengalami jerawat parah," ungkapnya, melansir dari herstrory.
Apa saja kebiasaan yang tak kita sadari yang dapat memicu komedo? Berikut sumber penyebabnya.
Menggunakan produk yang menghilangkan minyak dari kulit
Meski sebuah produk dikatakan mampu menangkal minyak dari kulit, bisa jadi cara kerjanya akan sangat berlawanan dari manfaatnya. Penggunakan pembersih wajah, toner, dan chemical peeling diklaim dapat menghilangkan minyak dari kulit. Padahal, sebaliknya itu sangat berbahaya bagi kulit.
Menurut penelitian yang terbit di jurnal Cutis, produk perawatan kulit seperti pembersih yang menghilangkan minyak, bisa menyebabkan iritasi kulit, kulit kering, dan memperburuk komedo. Hal ini dapat berkontribusi pada penumpukan minyak berlebih di permukaan kulit.
Selain itu, peeling yang berlebihan membuat kelenjar sebaceous bekerja terlalu keras, di mana ini akan mengurangi kelembapan alami di kulit yang menyebabkan kulit jadi kering.
Baca Juga: 4 Manfaat Daun Sirih untuk Wajah, Bisa Obati Jerawat hingga Cegah Komedo!
Seluruh proses yang menyebabkan produksi minyak berlebih itu bisa menyebabkan kulit rentan mengalami pori-pori tersumbat dan pada akhirnya memunculkan komedo.
Menyentuh wajah
Banyak orang yang terlalu sering menyentuh wajah, baik untuk memeriksa masalah kulit seperti komedo atau karena memang kebiasaan saat bosan. Hal itu dapat memindahkan kotoran dan kuman dari tangan ke kulit kita.
Kuman tersebut bisa menetap di permukaan kulit, sehingga rentan menyebabkan komedo. Maka dari itu, hindari kebiasaan dari menyentuh wajah dari sekarang.
Tak menghapus riasan sebelum tidur
Sepulang melakukan aktivitas, terkadang masih ada riasan yang menempel di kulit. Mungkin saja karena terlalu lelah untuk membersihkan kulit sehingga lupa menghapus riasan sebelum tidur.
Berita Terkait
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak, Berjerawat, dan Komedo dengan Review Pembeli
-
5 Rekomendasi Sunscreen Lokal Bebas Silikon, Mencegah Pori-Pori Tersumbat dan Komedo
-
4 Toner BHA Harga Murah Rp20 Ribuan, Eksfoliasi Sel Kulit Mati Cegah Komedo
-
4 Low pH Cleanser Salicylic Acid Rp30 Ribuan, Basmi Komedo tanpa Iritasi
-
5 Cleansing Balm Lokal Ampuh Hempas Komedo, Wajah Jadi Bersih Seketika!
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
JPMorgan Upgrade Saham BBRI ke Overweight, Nilai Valuasi Murah dan Dividen Tetap Menarik
-
BRI Perkuat Kolaborasi dengan OJK, PERBANAS, dan Kemkomdigi Cegah Kejahatan Keuangan Digital
-
Viral Pria dan Wanita Ribut di Pinggir Jalan Kota Batam, Ini Kata Polisi
-
Dua Anak Pengusaha di Batam Ribut di Mal, Mantan Istri Disebut Jadi Pemicu
-
BRI Wellness Experience Dukung Kesehatan Fisik, Mental, dan Finansial Masyarakat