SuaraBatam.id - Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kepri akan membuka vaksinasi anak berusia 6-11 tahun pada Minggu,26 Desember di One Batam Mall, Batam Center. Vaksinasi akan dimulai pukul 08.00 hingga 15.30 WIB.
Untuk mengikuti vaksinasi, orang tua diminta untuk registrasi online melalui situs www.apindokepri.org.
Selain itu ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi. Berikut persyaratan vaksinasi 6-11 tahun.
- Usia minimal 6 tahun per tanggal 26 Desember 2021.
- Tidak memiliki riwayat alergi berat seperti sesak nafas, bengkak, urtikaria seluruh badan atau reaksi lainnya.
- Tidak mengidap penyakit autoimun seperti asma, lupus.
- Tidak sedang mendapatkan pengobatan untuk gangguan pembekuan darah, kelainan darah, defisiensi imun dan penerima produk darah/transfusi.
- Tidak sedang mendapat pengobatan immunosupressant seperti kortikosteroid dan kemoterapi.
- Tidak memiliki penyakit jantung berat dalam keadaan sesak.
- Bagi yang punya kondisi kesehatan khusus wajib membawa surat keterangan dokter yang biasa menangani dan dinyatakan bisa menerima vaksinasi.
- Untuk link pendaftaran bisa melalui tautan 'daftar' ini.
Saat vaksinasi, Apindo juga mewajibkan siswa mengenakan seragam sekolah.
Disediakan bingkisan
Ketua Apindo Kepri, Ir Cahya mengatakan, pemerintah sudah membuka peluang kepada anak-anak untuk mendapatkan vaksin. Ia berharap para orangtua dapat mendaftarkan buah hati mereka untuk ikut vaksinasi.
"Kita lihat perkembangan dunia, di mana varian Omicron juga menyebar sangat cepat. Maka sebaiknya kita semua perlu waspada juga, walaupun saat ini Batam termasuk sangat terkendali untuk Covid ini," kata Cahya.
Apindo Kepri turut mengimbau agar mereka yang sudah dua kali divaksin dan sudah melewati 6 bulan agar segera mendapatkan booster vaksin tambahan.
"Booster ini buat perlindungan diri seperti yang diimbau oleh WHO maupun negara," ujar dia.
Baca Juga: Buruh Batam Demo di Tiga Titik, Minta Tunda Penetapan UMK
Tak hanya vaksin saja, Apindo Kepri juga menyediakan bingkisan. Nantinya cenderamata itu akan dibagikan ke anak-anak usai menjalani vaksinasi di One Batam Mall.
Berita Terkait
-
Ibu Korban Blackout Batam: Hasil Pompa ASI Berminggu-minggu, Basi Dalam Hitungan Jam
-
5 Alasan Batam Layak Dijadikan Tujuan Sebelum Kembali ke Jakarta
-
Bahlil Ungkap Kendala Teknis Blackout Batam: Petir dan Kelelawar
-
Listrik Batam dan Sekitarnya Blackout, Gara-gara Proyek Data Center?
-
Profesor Jerman Sorot Pola Lama, Kementrans Gunakan Pendekatan Baru Transmigrasi di Rempang
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
PLN Klaim Blackout Batam-Bintan Sudah Dipulihkan 100 Persen
-
Pimpinan LIRA Kepri Ditangkap Bareskrim Polri, Diduga Peras Pengusaha Rp9 Juta
-
PLN Batam Klaim Blackout Tak Berkaitan dengan Pengujian Data Center
-
Warga Dipolisikan Buntut Konten Blackout Batam, Polda Kepri: Benar
-
CCTV Bergeser Misterius Sebelum Listrik Batam-Bintan Padam, Bareskrim Turun Tangan